Hukum  

Bentrok Dua Desa di Maluku Tengah 200an Rumah Dibakar

Avatar Of Arief
Bentrok Dua Desa Di Maluku Tengah 200An Rumah Dibakar
Bentrokan antar Desa Ori dan Desa Kariu di Kecamatan Pulau, Maluku menyebankan 200an rumah dibakar.
Iklan Iklan

Ambon – Bentrok warga antar dua desa di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah tidak hanya menghanguskan ratusan rumah warga namun juga harta benda lainnya.

Bentrokan yang terjadi pada tanggal 25 Januari 2022 itu, berawal dari adu mulut antar warga yang dipicu masalah sengketa batas lahan desa.

Iklan Bentrok Dua Desa Di Maluku Tengah 200An Rumah Dibakar

Untuk diketahui, sengketa batas lahan Desa Kariu dengan Dusun Ori ini telah berlangsung lama.

Berawal dari seorang warga Dusun Ori yang bernama Abdul Karim (45), yang menegur seorang warga Desa Kariu yang bernama Bernadus Leatomu (64) sekitar pukul 14.00 WIT.

Abdul mengatakan, bahwa lahan dibawah Sekolah Alhairiyah, yang dijadikan kebun oleh Bernadus itu bukan milik Desa Kariu.

Menurut keterangan warga Dusun Ori, Nurjanah Nurlete, Abdul Karim menegur karena mendapat amanah dari Camat Pulau Haruku untuk menyampaikan hal itu.

Pada pukul 14.30 WIT, karena Bernadus tidak terima ditegur, terjadi adu mulut terkait lahan tersebut. Saat itu beberapa warga sudah terlibat cekcok.

“Ale punya dasar apa? Kalau ale seng rasa puas, lapor beta ke Pengadilan,” ujar Bernadus. (Kamu punya dasar apa? Kalau kamu tidak puas, laporkan saya ke Pengadilan).

Sekitar pukul 15.00 WIT warga dari Dusun Ori dan Desa Kariu sudah berkumpul dilokasi kejadian sehingga berakhir dengan bentrok.

Bentrok tersebut dapat dilerai setelah aparat kampong, Babinsa, Bhabinkantinmas, anggota Satgas Pos Ramil dan anggota Polsek Pulau Haruku datang ke TKP.

Saat itu situasi aman terkendali dan permasalahan sudah ditangani oleh Polsek Pulau Haruku dan Koramil 1504-07/Haruku.

Setelah kejadian tersebut, selang beberapa lama, seorang warga bernama Junedy Leatomu melintasi dari arah Waimital menuju Desa Kariu.

Dalam perjalanan dekat Dusun Ori, Junedy yang menggunakan sepeda motor ini di tebas dengan sebilah parang.

Inilah pemicu keributan yang baru, sehingga bentrok antar Desa Kariu dengan Dusun Ori menjadi besar.

Selain dua ratusan rumah terbakar, Polda Maluku juga mencatat, dalam bentrokan yang terjadi pada Rabu (26/1), sejumlah mobil dan puluhan sepeda motor warga juga hangus terbakar.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat, menjelaskan kepada awak media, Mapolda Maluku, Jumat (28/1)

Untuk roda dua ada 19 unit dan sembilan roda empat rusak, kata Kabid Humas.

Dampak bentrok di Maluku Tengah tersebut mengakibatkan 211 Rumah Warga dan 2 Ruang Kelas SD terbakar, tiga sepeda motor dinas milik Polisi dan satu sepeda motor dinas milik juga ikut terbakar.

Motor dinas 3 unit dan satu motor dinas juga rusak, jelas Kabid Humas.

Adapun kendaraan roda dua milik warga Desa Kariu yang berhasil diselamatkan sebanyak 58 unit. Warga

Warga Desa Kariu yang menjadi korban dalam bentrokan saat ini, mengungsi di Desa Aboru yang berjarak 15 kilometer dari desa mereka.

Untuk kendaraan roda dua masyarakat yang utuh ada 58 unit dan saat ini diamankan oleh aparat , tutup Kabidhumas. (awi)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *