Berantas Mafia Tanah di Bengkulu, FPR Masukkan Laporan ke Kejati

Avatar Of Wared
Berantas Mafia Tanah Di Bengkulu, Fpr Masukkan Laporan Ke Kejati
Ketum FPR, Rustam Ependi, saat Selesai Memasukkan Laporan di Kejati

– Hari ini, Selasa (15/2/22) Ketua Umum (Ketum) Front Pembela Rakyat () bersama anggotanya menyambangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) .

Kedatangan rombongan ini untuk memasukkan berkas laporan dugaan praktik yang terjadi di wilayah .

Berantas Mafia Tanah Di Bengkulu, Fpr Masukkan Laporan Ke Kejati

Tak main-main, laporan yang dimasukkan kali ini ada sebanyak 4 laporan dugaan praktik .

Hal ini diungkapkan Ketum Rustam Ependi yang didampingi Ketua Pembina , Gunawan Soleh beserta dua anggotanya saat diwawancara usai memasukkan laporan.

Baca Juga :  Gedung PKK Runtuh Saat 144 Calon Bintara Polri Tes Seleksi

“Alhamdulillah, tadi kita baru sudah diskusi soal praktik , karena menurut kami kasus di , kurang sentuhan dari aparat penegak (APH),” sampai Rustam.

“Selain itu, kita juga sekaligus memasukkan berkas laporan dugaan praktik ,” sebutnya.

Rustam berharap, berkas laporan kasus yang mereka laporkan pada hari ini tidak dipendam saja, namun segera diproses oleh pihak Kejati .

Baca Juga :  Gubernur Rohidin Hadiri Pembentukan Jejaring Panca Mandala Provinsi Bengkulu

“Ada empat laporan penyerobotan lahan yang dimasukkan hari ini. Kita sangat merasa sedih, orang yang berhak tidak terbit sertifikatnya, justru yang tidak berhak malah diterbitkan sertifikatnya, ini memprihatinkan sekali,” imbuhnya.

Dengan dasar laporan masyarakat, berikut daftar nama pemilik lahan yang lahannya diserobot dan laporannya dimasukkan oleh :
1. A/n Bapak Ishak Rahman
2. A/n Bapak Drs. Asmawi Hanafi.
3. A/n Bapak Hamidan
4. A/n Ishak Rahman.

Baca Juga :  Polisi Grebek Kontrakan Berisi 25 Ton Pupuk Yang Diduga Palsu

“Selain ini, kita juga ada dugaan mafia di seputar bandara dan pelabuhan. Kita lengkapi dulu berkasnya. Kami berharap kasus ini segera ditindaklanjuti oleh pihak Kejati malalui satgas ,” pungkas Rustam. (Red)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News