Satujuang- PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli; BEI: BELI) menegaskan kekhawatiran terhadap meningkatnya kasus penipuan online yang melibatkan transfer dana ke rekening pribadi.
Penipuan ini tidak hanya menyasar transaksi jual-beli online, tetapi juga berbagai interaksi daring lainnya.
Modus operandi penipu bervariasi, mulai dari penggunaan nomor kontak palsu dan perintah transfer untuk klaim hadiah hingga investasi bodong dan mark-up biaya administrasi.
Menurut Survei Penetrasi Internet 2024 oleh APJII, penipuan semacam ini diperkirakan akan terus mendominasi kejahatan siber sepanjang tahun 2024.
Untuk mengatasi fenomena ini, Blibli mengimbau masyarakat agar selalu bertransaksi melalui platform marketplace yang terverifikasi guna menghindari penipuan. Transaksi di luar kanal resmi sering kali membawa risiko keamanan yang tinggi.
Untuk melindungi diri dari penipuan online, Blibli memberikan beberapa tips penting:
1. Hindari Transfer Uang ke Rekening Pribadi
Jangan pernah melakukan transfer uang ke nomor rekening yang tidak dikenal, meskipun nama pemilik rekening terlihat valid. Gunakan hanya kanal pembayaran yang resmi dan terverifikasi.
2. Komunikasi Melalui Fitur Marketplace
Jangan berkomunikasi dengan penjual di luar fitur chat resmi marketplace dan hindari perintah untuk mentransfer pembayaran ke rekening pribadi.
3. Transaksi Melalui Platform Resmi
Pastikan untuk melakukan transaksi hanya melalui aplikasi dan situs web yang terverifikasi, seperti yang tersedia di Google Play Store atau Apple App Store.
4. Teliti Deskripsi dan Biaya
Bacalah dengan seksama detail transaksi, biaya, dan metode pembayaran. Waspadai kejanggalan seperti biaya tambahan yang tidak biasa atau tautan mencurigakan.
5. Verifikasi Kontak dan Informasi
Pastikan informasi toko dan nomor kontak yang ditemukan melalui mesin pencari valid. Gunakan layanan verifikasi seperti AduanNomor.id untuk memastikan keakuratan informasi.