Hukum  

Bunuh Kawan Pakai Batu, Pria ini Ditangkap Satreskrim Polres Demak

Avatar Of Arief
Polres Demak
Pelaku pembunuhan di Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam, Demak dihadirkan dalam konferensi pers yang digelar Satreskrim Polres Demak.

– Satreskrim Polres menangkap S (28), pelaku yang sedang bersembunyi di Jepara .

“Berawal dari Polsek Polsek Mlonggo Polres Jepara yang menerima laporan dari masyarakat pada Rabu (26/10/22) bahwa ada seseorang yang mengaku kabur setelah melakukan di ,” kata Kapolres AKBP Budi Adhy Buono, Jumat (28/10).

Bunuh Kawan Pakai Batu, Pria Ini Ditangkap Satreskrim Polres Demak

Dari informasi tersebut, kata Budi, Unit Resmob Polres di Backup personel Resmob Diteskrimum bergerak menuju Jepara.

“Setelah melakukan penyisiran tempat persembunyian pelaku di Jepara, Polisi berhasil menangkap dan membawa pelaku ke Polres ,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sengketa Tanah Jl Cebolok V, PN Kota Semarang Lakukan Pemeriksaan Setempat

Diketahui, S adalah pelaku seorang laki-laki di Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten pada Selasa (25/10).

Budi menceritakan, kronologi bermula saat para saksi yang berjumlah empat orang berangkat dari Kudus hendak ke .

Dikarenakan para saksi membayar setengah dari tarif yang di tentukan maka para saksi diturunkan di traffic light Botorejo.

“Sekitar pukul 18.00 WIB, para saksi kemudian menuju warung kosong. Kemudian pelaku dan korban yang merupakan pengamen menghampiri mereka untuk berkenalan sambil ngobrol,” terangnya.

Baca Juga :  Saksi Kasus Korupsi Ditemukan Tewas Terbakar Tanpa Kepala dan Tangan

Selanjutnya, korban diperintah pelaku untuk membeli minuman keras untuk diminum bersama.

Setelah itu terjadi cekcok antara korban dengan pelaku, yang tak lain temannya sendiri, hingga menimbulkan perkelahian.

“Tak terima di jelek-jelekan oleh korban, kemudian pelaku memukul kepala korban dengan sarung yang diisi batu,” cerita Budi.

Korban pun lari ke arah semak-semak dan pelaku kembali memukuli korban dengan batu hingga korban .

“Setelah dipastikan korban tak bernyawa, pelaku kemudian menutupi jasad korban dengan rumput dan . Selanjutnya pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor korban,” terangnya.

Baca Juga :  Polrestabes Semarang Razia Puluhan Knalpot Brong

Motif dari ini, kata Budi, karena pelaku sakit hati tak terima karena selalu diolok-olok dan diejek oleh korban di depan orang baru dikenal mereka.

“Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 338 KUHP ancaman pidana penjara paling lama 15 Tahun,” pungkasnya. (red/hdi).

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News