Hukum  

Direktur PT MPM Polisikan Ramli SE Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Avatar Of Wared
Direktur Pt Mpm Polisikan Ramli Se Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
PT MPM Melaporkan Ramli SE Ke Polres Setempat, Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Perusahaan

Satujuang- Direktur PT Mitra Pelabuhan Mandiri (PT MPM), Arsan Yoe Nanda melaporkan balik Ramli SE ke Kepolisian Resor (Polres) setempat terkait dugaan pencemaran nama baik perusahaan yang ia pimpin, Rabu (8/4/24).

Laporan Direktur PT MPM ini diterima polisi dengan nomor STTLP/44/V/2024/SPKT/Polres Barat/Polda .

Direktur Pt Mpm Polisikan Ramli Se Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

“Hari ini kita melaporkan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Ramli SE dengan melakukan pencemaran melalui media , atau pemberitaan yang menuduh adanya di Pelabuhan oleh PT MPM,” kata Humas PT MPM, Said Edy Samsuri ketika diwawancarai sejumlah awak media, Rabu (8/5/24).

Baca Juga :  Sengketa Tanah Jl Cebolok V, PN Kota Semarang Lakukan Pemeriksaan Setempat

Juga terkait tuduhan adanya Kongkalikong Dinas Perhubungan dengan PT MPM. Namun, tuduhan itu ternyata tidak dapat dibuktikan oleh Ramli SE.

Said Edy mengatakan, sebagai anggota DPRK dan penyelenggara negara, Ramli SE tidak boleh semena-mena menuduh pihak lain melakukan tindakan tanpa didasari bukti.

“Terkait tuduhan Ramli SE selama ini, kami dari PT MPM telah membantah dan menjawab pada pelaksanaan RDP pada bulan April 2024 pada saat RDP dan sudah clear. Dan kita perusahaan berbicara by data semua kita punya terkait operasional di pelabuhan baik invoice atau lainnya,” tegasnya.

Baca Juga :  Pelaku Begal Diringkus Satreskrim Polres Demak

Said Edy menuturkan, laporan ini bukan untuk menghalangi dan membatasi fungsi pengawasan dari DPRK, akan tetapi fungsi pengawasan dinilai salah tujuan, karena perusahaan selaku pengelola pelabuhan hanya pihak ketiga, dan yang seharusnya ditujukan adalah kepada pemilik aset daerah oleh pihak terkait.

Baca Juga :  Terlalu Ngebut, Pengendara Motor Tabrak Mobil Futura

Said menyebut tudingan ini telah membuat PT MPM merasa dipermalukan, mengurangi kredibilitas perusahaan, membuat turunnya kepercayaan publik dan pengguna jasa kepada PT MPM.

“Dengan kejadian ini menjadikan investor takut atau berfikir dua kali untuk berinvestasi di Meulaboh karena terus disalahkan,” pungkas Said Edy Samsuri. (Adami)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News