Gubernur Rohidin Dorong Sengketa Lahan di BS dan Kaur Dapat Segera Selesai

Avatar Of Wared
Gubernur Rohidin Dorong Sengketa Lahan Di Bs Dan Kaur Dapat Segera Selesai
Penyampaian Gubenur Rohidin saat Rapat Bersama Menko Maritim via zoom meeting [mc]
Iklan Iklan

Satujuang.com – Upaya penyelesaian sengketa lahan Angkatan Udara (AU) di Kabupaten Selatan dan lahan Angkatan Laut (AL) Kabupaten terus diupayakan agar dapat cepat selesai.

Sengketa lahan Angkatan Udara (AU) di Selatan ini, menurut Gubernur , terbagi dua yaitu lapter 1 yang sudah terdapat landasan pacu pesawat terbang sejak zaman dan lapter 2 yang sudah terbangun gedung perkantoran, fasilitas rumah sakit, dan pedesaan.

Iklan Gubernur Rohidin Dorong Sengketa Lahan Di Bs Dan Kaur Dapat Segera Selesai

“Secara de facto lapter 2, dengan lahan seluas kurang lebih 350 hektar sudah termanfaatkan dengan lahan perkantoran Pemkab, termasuk rumah sakit umum, stadion dan terdapat desa pagar dewa yang sudah ada lebih dahulu,” ujar Rohidin usai Rapat Bersama Menko Maritim via zoom meeting di Balai Raya Semarak, Jumat (16/4/21).

Gubernur Rohidin Dorong Sengketa Lahan Di Bs Dan Kaur Dapat Segera Selesai
Gubenur Rohidin Rapat Bersama Menko Maritim Via Zoom Meeting [Mc]
Rohidin berharap sengketa ini segera mencapai titik temu dengan prinsip bersama yang harus dipikirkan solusi terbaik, antara dan Pemkab. Diupayakan yang utama untuk lapter 2, dapat segera disetujui agar dapat dihibahkan ke Pemkab Selatan, sebab sudah termanfaatkan sejak lama oleh masyarakat dan Pemkab.

“Kita berharap pada rapat selanjutnya, tanggal 27 April mendatang dapat diputuskan solusi terbaik oleh Kementerian terkait,” terangnya.

Kemudian, untuk lahan di kabupaten yang memiliki luas 3.200 hektar, sebelum ada pemekaran dan masih SK Bupati Selatan, yang peruntukannya untuk pembangunan perumahan AL, hingga sekarang belum ada aktivitas apapun. Seiring waktu mengusulkan lahan seluas 1.200 hektar untuk dijadikan lokasi pengembangan kegiatan usaha masyarakat.

“Untuk lahan di , ini juga akan ikut kita selesaikan agar mendapatkan solusi terbaik,” tutup Rohidin.

Rapat pembahasan ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, dan diikuti oleh Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil serta 6 provinsi lainnya.(mc)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *