Gunakan Bom Fosfor, Militer Ukraina Diduga Langgar Konvensi Jenewa

Avatar Of Tim Redaksi
Gunakan Bom Fosfor, Militer Ukraina Diduga Lakukan Pelanggaran Konvensi Jenewa
Penampakan Bom Fosfor

Moskow– Militer menggunakan bom fosfor di wilayah Zaporozhye dan terdeteksi di daerah Zherebyanka, Pyatikhatki.

Seorang dokter militer dari batalyon medis terpisah Angkatan Darat ke-58 Angkatan Bersenjata telah mengkonfirmasi hal ini kepada .

Gunakan Bom Fosfor, Militer Ukraina Diduga Langgar Konvensi Jenewa

“Berkat tindakan cepat dari ahli anestesi kami, lesi tersebut diidentifikasi tepat waktu dan tindakan evakuasi serta sanitasi segera dilakukan,” ujar dokter militer yang bekerja di unit garis depan tersebut.

Baca Juga :  Operasi Zebra Nala 2020, Satlantas Polres Bengkulu Tambal Jalan Berlubang

Dokter menambahkan, bahwa ketika negara-negara NATO menyatakan keinginan mereka untuk memasok persenjataan baru ke rezim Kiev, senjata tersebut biasanya sudah mulai digunakan di garis depan dengan segera.

Ini menunjukkan bahwa senjata tersebut telah tiba dan mulai digunakan sejak hari ini.

Baca Juga :  Pastikan Bebas Narkoba, 100 Personil Polres Lebong Di Cek Urine

Dimana penggunaan bom fosfor merupakan pelanggaran Konvensi Jenewa.

Protokol III Konvensi PBB tentang Senjata Konvensional Tertentu tahun 1980 membatasi penggunaan amunisi pembakar, termasuk fosfor putih, terutama jika dapat membahayakan warga sipil.

Amunisi semacam itu dapat menyebabkan luka bakar parah, keracunan akut, kerusakan tulang dan sumsum, serta nekrosis jaringan.

Baca Juga :  Buntut Perang, Amerika Izinkan Denmark dan Belanda Kirim Jet Tempur ke Ukraina

Dosis fosfor putih yang mematikan bagi manusia adalah 0,05-0,15 gram.(sindonews)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News