Hukum  

Hasil Program Deradikalisasi, Napiter Lapas Tegal Ikrar Setia Pada NKRI

Avatar Of Arief
Hasil Program Deradikalisasi, Napiter Lapas Tegal Ikrar Setia Pada Nkri
Kalapas Kelas IIB Tegal Yugo Indra Wicaksi,A.Md.I.P, S.Sos,MM, saat memberikan sambutan

– Satu Narapidana Teroris (Napiter) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB mengucapkan dan menandatangani Ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik (NKRI).

Ikrar dari Napiter atas nama Murdifin alias Ifin Bin Khaeroman dari Kelompok Jaringan Jamaah Ansharut Daulah itu berlangsung hikmat di Aula Lapas IIB pada Selasa (31/1/23).

Hasil Program Deradikalisasi, Napiter Lapas Tegal Ikrar Setia Pada Nkri

Penandatanganan Ikrar setia kepada NKRI disaksikan Kalapas Kelas IIB Yugo Indra Wicaksi dan Kapolres Kota AKBP Jaka Wahyudi.

Hasil Program Deradikalisasi, Napiter Lapas Tegal Ikrar Setia Pada Nkri
Kalapas Kelas Iib Yugo Indra Wicaksi, Kapolres Kota Akbp Jaka Wahyudi Dan Kasdim 0712 Mayor Cba Eko Budi Sardjono Dan Para Undangan Berfoto Bersama Di Aula Lapas Iib

Hadir juga Kasdim 0712 Mayor Cba Eko Budi Sardjono Mewakili Dandim dan Kepala Badan Kesbangpol   Budi Saptaji.

Baca Juga :  Merasa Sesak Karena Banyak Asap, Warga Dikagetkan Motor Yang Sudah Terbakar di Dalam Rumah

Serta Pengadilan Negeri M Buchari KT dan beberapa tamu undangan lainnya.

Pembacaan pernyataan ikrar setia kepada NKRI oleh Napiter berisi tiga point yang tersapat dalam pernyataan, yakni :

Berjanji untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik dan akan melindungi segenap Tanah Air , melepaskan baiat  terhadap pemimpin kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah.

Lalu menyesali kesalahan yang dilakukan, bersedia mengikuti Program Pembinaan dan Deradikalisasi yang diselenggarakan oleh Lembaga Pemasyarakatan maupun instansi lain.

Dan menyadari bahwa dan UUD 1945 tidak bertentangan dengan Islam dan pemahaman agama.

Dalam sambutanya Kalapas Kelas IIB Yugo Indra Wicaksi mengatakan, kegiatan Pengucapan Ikrar NKRI merupakan bentuk implementasi hasil program deradikalisasi di Lapas Kelas IIB .

“Program pembinaan deradikalisasi adalah upaya untuk mengurangi dan menghilangkan paham radikal pada Napiter di Lapas ,” terang Yudo.

Baca Juga :  Datangi Polda Bengkulu, FPR Sampaikan Berkas Tiga Dugaan Tindak Korupsi

Dalam hal ini Yudo mengatakan bahwa pihak Lapas IIB bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Program ini sebagai pengikat tekad dan semangat, serta penegasan untuk bersedia kembali membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI,”  tandas Yudo.

Selain itu, Kalapas Yudo menjelaskan, pengucapan ikrar juga merupakan syarat apabila di kemudian hari napiter tersebut mengajukan remisi, pembebasan bersyarat, menjelang bebas dan program lainnya.

Kalapas Yudo juga berharap Narapidana yang sudah mengucapkan ikrar setia dapat menjadi agen pemerintah untuk memberikan pencerahan bagi orang-orang di sekitarnya.

“Sehingga proses penyebaran radikalisme di masyarakat bisa terhambat dengan adanya agen-agen ini,” urai Yudo.

Baca Juga :  Dendam Lama, Pelajar Kaur Tusuk Lawannya 5 Liang

Kalapas Yudo berkeinginan, dengan ikrar ini menjadi awal untuk membuka para Narapidana kembali ke masyarakat.

“Dan diharapkan masyarakat dapat menerima kembalinya para napi terorisme ini ke tengah mereka,” imbuh Kalapas Yudo.

Masih Kalapas Yudo, setelah kegiatan ini diharapkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjalani pembinaan dengan baik dan bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban terutama di Lapas Kelas IIB .

“Sehingga ketika kembali ke masyarakat dapat berkontribusi aktif dalam menyebarkan paham positif di dan lingkungan sekitar,” tuturnya.

Usai pengucapan ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara Lapas Tegal dengan instansi lainnya terkait pembinaan narapidana.

Yaitu kerja sama dengan -, Kemenag , Dinas Kearsipan dan Perpustakaan , PCNU , Majelis Nurul Qulup.

Kemudian dengan Yayasan Al Ma'ala Getas Rejo, BKSG dan Yayasan Lentera Anak Bangsa Cerdas Cabang Tegal. (red/Hera)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News