Investigasi Serangan Ransomware Terhadap PDN, Ada Dugaan Peran ‘Orang Dalam’ ?

Avatar Of Tim Redaksi
Data Bin Diduga Bocor, Ini Pengakuan Hacker Tips Mengamankan Infrastruktur Data, Pelajaran Dari Serangan Ransomware Pdns 2 Investigasi Serangan Ransomware Terhadap Pdn, Ada Dugaan Peran 'Orang Dalam' ?
Ilustrasi Hacker

Satujuang- Sebuah misteri mendalam terkait serangan ransomware terhadap server Pusat Data (PDN) di belum terpecahkan.

Namun, perhatian kini tertuju pada dugaan adanya “orang dalam” yang diduga memfasilitasi serangan tersebut.

Investigasi Serangan Ransomware Terhadap Pdn, Ada Dugaan Peran 'Orang Dalam' ?

Informasi ini tersebar melalui akun media @kafiradikalis, yang menyinggung Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, dalam unggahannya.

Komisi I DPR merupakan mitra kerja lembaga seperti Kementerian dan Informatika () serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Baca Juga :  Lomba Tenis Meja Polairud Hut Bhayangkara Ke 76 Resmi Ditutup

Semuel Abrijani Pangerapan, yang baru-baru ini mengundurkan diri dari jabatan Direktur Jenderal Informatika di Kemenkominfo.

Ia juga mengonfirmasi bahwa investigasi sedang berlangsung intensif oleh berbagai pihak termasuk BSSN dan Cyber Crime. Namun, belum ada hasil konkret yang dapat diungkapkan terkait ini.

Sementara itu, kelompok ransomware yang dikenal sebagai Brain Chiper secara tak terduga memberikan kunci dekripsi secara gratis melalui dark web pada 3 Juli.

Baca Juga :  Polri Laporkan 301 Kecelakaan Selama Musim Mudik Lebaran 2024

Kunci ini memungkinkan untuk mengakses kembali data PDN yang sebelumnya terenkripsi oleh serangan mereka.

Serangan malware terhadap PDN terungkap setelah gangguan layanan yang dialami oleh Imigrasi di bandara-bandara internasional pada 20 Juni 2024.

Meskipun awalnya menyebutnya sebagai “gangguan teknis,” pengakuan akhirnya terjadi pada 24 Juni bahwa PDN menjadi korban serangan ransomware oleh Brain Chiper, yang meminta tebusan sebesar USD 8 juta dalam bentuk Monero.

Baca Juga :  Babinsa Bersinergis Dengan Aparat Desa

Untuk mengatasi situasi ini, telah mendirikan dua PDN sementara (PDNS) sambil membangun PDN permanen. Salah satunya terletak di Serpong-Tangsel dan yang lainnya di .

PDNS merupakan yang terkena dampak langsung dari serangan Brain Chiper.(Red/kumparan)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News