Hukum  

Jadi Bandar Narkoba, Residivis Ini Ditangkap Polisi

Avatar Of Tim Redaksi
Jadi Bandar Narkoba, Residivis Ini Ditangkap Polisi
Saat Press Release yang menghadirkan tersangka

– AS (31) warga asal Kecamatan Binduriang Kabupaten ditangkap Subdit 1 Ditresnarkoba .

“AS yang merupakan residivis kasus berat tahun 2017 ini ditangkap di rumahnya,” ujar Wadir Resnarkoba Polda, AKBP Tonny Kurniawan saat press release di Gedung Ditresnarkoba, Rabu (12/7/23).

Jadi Bandar Narkoba, Residivis Ini Ditangkap Polisi

Dijelaskan Tonny, AS yang mencari nafkah dengan jual beli hewan ternak ini merupakan bandar sekaligus pemakai jenis .

Baca Juga :  Curi Motor, Warga Semidang Alas Tertangkap di Bumi Ayu

Dimana diketahui bahwa rumah AS kerap dijadikan tempat pesta oleh pemakai lainnya.

“Pelaku ini sudah 2 Tahun jadi target operasi,” imbuh Tonny.

Diterangkan Tonny, kronologis penangkapan berawal dari laporan masyarakat bahwa sering terjadi transaksi di Kabupaten .

Dari laporan tersebut, selanjutnya Kepolisian pun menelusuri informasi tersebut dan mendapati penyalagunaan oleh tersangka.

“Pada Senin (10/7) pukul 15.00 WIB, AS ditangkap oleh pihak kepolisian dari Subdit I Ditresnarkoba ,” tambah Tonny.

Baca Juga :  Anggota Samapta Polda Bengkulu Di Rapid Tes

Dalam penangkapan tersebut, Polisi menemukan barang bukti berupa 3 paket jenis ukuran 1 ons.

Kemudian 1 set alat hisap , 1 unit timbangan digital, 1 pcs plastik klip bening, 1 handphone dan uang tunai Rp.2.150 ribu.

“Pelaku menjual paket bervariasi dari harga Rp.100 ribu sampai Rp.300 ribu dan menggeluti haram sejak keluar dari lembaga permasyarakatan,” kata Tonny.

Baca Juga :  Pasien Meninggal RSKD Dadi Makassar Dilaporkan Kepihak Kepolisian, Didapati Luka Lebam

Dimana Pelaku akan dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang .

Adapun ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 12 tahun penjara, dengan denda paling sedikit Rp.800 juta dan paling banyak Rp.8 miliar.(nt/Oza)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News