Kasus Vina Cirebon di Mata Kriminologi Universitas Budi Luhur

Avatar Of Tim Redaksi
Kasus Vina Cirebon Di Mata Kriminologi Universitas Budi Luhur
Kasus Vina Cirebon di Mata Kriminologi Universitas Budi Luhur

Satujuang- Kasus Vina Cirebon kembali menjadi sorotan publik setelah munculnya horor “Vina: Sebelum 7 Hari”, yang mengangkat kisah nyata dan Eky serta Vina pada tahun 2016.

Meskipun tersebut memicu perhatian yang besar, kontroversi pun tak terhindarkan.

Kasus Vina Cirebon Di Mata Kriminologi Universitas Budi Luhur

Asosiasi Lawyer Muslim (ALMI) bahkan melaporkan ini ke Bareskrim karena dianggap mengganggu proses yang masih berlangsung.

Baca Juga :  Rindu Insan Pers, Mantan Bupati Mukomuko Buka Puasa Bersama Wartawan

Permasalahan dalam kasus ini semakin rumit dengan adanya tiga tersangka lain yang masih buron setelah delapan tahun berlalu.

Meski kembali mengungkit kasus ini pada tahun 2024 dengan menghilangkan dua dari tiga nama tersangka DPO, yaitu Andi dan Dani, publik merasa prosesnya semakin ambigu dan mengecewakan.

Penangkapan Pegi, salah satu tersangka yang telah diamankan, juga menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat.

Baca Juga :  Alaska Airlines Hentikan Sementara Boeing 737 Max-9 Setelah Insiden Tragis

Kritik terhadap proses ini semakin membesar dengan berbagai kejanggalan yang terungkap, seperti klaim bahwa dua nama tersangka dianggap fiktif sementara Pegi yang telah ditangkap mengalami pembatasan dengan publik.

Meskipun ada pengakuan dari satu terpidana bahwa Pegi terlibat dalam kasus ini, hal ini masih menjadi perdebatan apakah cukup untuk menguatkan keputusan .

Baca Juga :  Program Kerja TMMD ke 110 -Putussibau Desa Beringin Sambut Gembira

Dalam menghadapi tantangan ini, analisis forensik dari sudut pandang kriminologi diperlukan untuk memastikan keadilan bagi Vina dan keluarganya.

Masyarakat dan pihak terkait diharapkan bekerja sama untuk mengungkap kebenaran di balik kasus ini demi keadilan dan ketenangan bagi semua pihak yang terlibat.(Red/rls)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News