Hukum  

Kecam Oknum Ormas Perkeruh Situasi, Dede Hela : Mereka Tahu Apa?

Avatar Of Arief

– Upaya jajaran Mapolres yang diback up Polda dalam menangani tindak pidana kejahatan di wilayah hukumnya mendapatkan perlawanan.

Perlawanan datang dari beberapa oknum pegiat organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang justru bukan berdomisili diwilayah administrasi Kabupaten .

Kecam Oknum Ormas Perkeruh Situasi, Dede Hela : Mereka Tahu Apa?

Oknum-oknum Ormas ini berdalih melakukan advokasi terhadap kelompok masyarakat desa yang melakukan indikasi tindak pidana penjarahan TBS yang notabenenya bukan milik mereka.

Sikap oknum Ormas yang seperti ini justru menimbulkan kecurigaan dari beberapa tokoh masyarakat, aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Pers di Kabupaten .

Salah satunya Dadang Dede Hela, tokoh muda perwakilan warga masyarakat Desa Malin Deman yang saat ini sudah berdomisili di Kota .

Baca Juga :  Ketahuan CCTV, Wanita Muda Asal Padang Jaya Diamankan

Kepada awak media Dede Hela mengungkapkan rasa kesalnya terhadap beberapa oknum pegiat Ormas dan LSM yang ikut serta memperkeruh situasi ditengah masyarakat Malin Deman.

“Mereka siapa Mereka tidak paham sejarah ini, sedangkan saya tahu persis akar persoalan ini dari awal, karena saya dulu bagian dari pelaku advokasi masyarakat di Malin Deman tersebut,” ungkap Dede Hela.

Dede menegaskan, kalau benar katakan benar dan jangan pernah menegakkan benang basah. Ketika masyarakat melakukan tindak pidana dan ditahan aparat segera lakukan tindakan.

“Jangan hanya koar-koar di media . Kalau memang paham akar persoalan, datang dan jumpai mereka di ,” tandas Dede dengan nada kesal, Senin (16/5/22).

Baca Juga :  Mahasiswa Setubuhi Anak di Bawah Umur

Di tempat terpisah, Rivaldi, Ketua LSM Gerbek Bunga Tanjung Kecamatan Teramang Jaya yang mengatakan, warga masyarakat Kabupaten sangat taat dengan azas negara yaitu negara .

“Artinya sebagai panglima dalam menata kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan kekuasaan. Salah satu Perangkat hukumnya adalah institusi sebagai penegak ,” ujarnya.

Jika ada kelompok masyarakat yang melanggar dan dilakukan secara berulang ulang, sangat tepat jika aparat penegak ini bekerja menegakkan .

“Kita sangat mendukung langkah Polda , jangan sampai kalah dengan kekuatan-kekuatan yang mengintimidasi atau mengintervensi penegakan ini,”tandas Rivaldi.

Ia justru curiga dengan kehadiran oknum-oknum aktivis Ormas yang katanya hari ini membela para oknum yang melanggar tersebut.

Baca Juga :  Korupsi Dana Desa, Proyek Jamban pun Ikut Dikorupsi

Semestinya dalam melakukan advokasi pendampingan dilakukan dengan cara yang baik, cara yang mengedukasi dan melakukan koordinasi dengan aparatur pemerintahan pada semua tingkatan.

Rivaldi menyambung, pihaknya malah mempertanyakan keabsahan legalitas keberadaan Ormas tersebut di Kabupaten .

“Ada tidak Surat Keterangan Terdaftarnya di Kantor Kesbangpol Jangan sampai kehadiran mereka justru memprovokasi warga masyarakat Kabupaten yang dikira bodoh,” tuturnya.

Diakhir, Rivaldi mengaku curiga, bahwa persoalan penangkapan penjarah TBS ini akan dijadikan objek program Oknum Ormas tersebut agar mendapatkan kucuran dari founding luar negeri. (zul)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News