Hukum  

Kejagung Dalami Asal Muasal 109 Ton Emas Ilegal Produksi Antam

Avatar Of Tim Redaksi
Kejaksaan Ri Sita 687 Juta Lembar Saham Pt Jasa Penunjang Tambang Kejagung Dalami Asal Muasal 109 Ton Emas Ilegal Produksi Antam
Kantor Kejaksaan Agung RI

Satujuang- Kejaksaan Agung, melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspenkum) Ketut Sumedana, mengungkapkan bahwa penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sedang mendalami asal muasal pemasok 109 ton ilegal.

Yang mana diketahui diproduksi oleh PT Aneka Tambang (Persero) atau Antam. Menurut Ketut, tersebut asli dengan cap Antam, namun hanya beredar di .

Kejagung Dalami Asal Muasal 109 Ton Emas Ilegal Produksi Antam

109 ton tersebut diproduksi menjadi mulia (LM) Antam tanpa melalui verifikasi dan prosedur yang benar,” ujar Ketut, Rabu (5/6/24).

Meski demikian, LM Antam tetap berlaku dan memiliki nilai jual, serta bisa dijual kembali ke Antam.

Baca Juga :  Wartawan Media Online Ditusuk, Polisi Buru Pelaku

itu peredarannya semua ada di , cuma sumber itu juga bisa berasal dari luar negeri, sebagian juga berasal dari penambang-penambang ilegal dan pengusaha ilegal,” kata Ketut.

Kasus ini menyebabkan kerugian negara karena tersebut dianggap ilegal sehingga beberapa pendapatan negara terhadap legalisasi cap PT Antam menjadi berkurang dan hilang.

Selain itu, suplai yang tinggi di masyarakat menyebabkan ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran, sehingga harga di pasaran menjadi rendah.

Baca Juga :  Ketua SMSI Madina Dianiaya, SMSI Pusat Desak Polisi Tuntaskan Kasus

Nilai kerugian keuangan negara akibat kasus ini masih dihitung oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Penyidik Jampidsus Kejagung telah menetapkan enam orang General Manager Unit Pengelolaan dan Pemurnian Mulia (UBPPLN) PT Antam periode 2010-2022 sebagai tersangka.

Mereka adalah TK, HN, DM, AH, MAA, dan ID, yang masing-masing menjabat sebagai GM UBPPLN pada periode berbeda.

Sementara itu, penyidik terus memeriksa saksi-saksi yang terkait dengan perkara ini untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan.

Pada Selasa (4/6), penyidik memeriksa enam saksi dari pihak Antam, yaitu MA selaku Komite Audit PT Antam; DI selaku CEO Office Division Head; FAK selaku Sekretaris Perusahaan PT Antam Tbk.

Baca Juga :  Lama Tak Terdengar, Kasus SAMISAKE Kota Bengkulu Naik Status Penyelidikan

Lalu VM selaku Risk Management Division Head PT Antam Tbk; DS selaku Head of CGC and Compliance PT Antam Tbk; dan HTM selaku Eks Senior Vice President Internal Audit PT Antam Tbk.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” pungkas Ketut.(Red/antara)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News