Kejagung dan Polri Bantah Isu Ketidaksempurnaan Koordinasi dengan KPK

Avatar Of Tim Redaksi
Survei Lsi, Kejaksaan Agung Raih Tingkat Kepercayaan Publik Tertinggi Terkait Kasus Korupsi Tata Niaga Timah, Kejagung Periksa Adik Sandra Dewi  Kejaksaan Agung Minta Kasus Vina Cirebon Dapat Perhatian Khusus Jpu Kejagung Dan Polri Bantah Isu Ketidaksempurnaan Koordinasi Dengan Kpk
Kejaksaan Agung RI

Satujuang- Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kepolisian Republik () secara tegas membantah adanya masalah koordinasi dan supervisi dengan Komisi Pemberantasan ().

Hal ini menyusul pernyataan dari pimpinan yang mengungkapkan ketidaksempurnaan hubungan di antara mereka, Senin (1/7/24).

Kejagung Dan Polri Bantah Isu Ketidaksempurnaan Koordinasi Dengan Kpk

Pada sebuah rapat di DPR, Nawawi Pomolango dan Alexander Marwata dari menyoroti tantangan dalam koordinasi dengan Kejagung dan , terutama saat menangkap oknum pegawai dari kedua lembaga tersebut atas dugaan .

Baca Juga :  Caleg Rahmat Santoso dan Romy Soekarno Hadir di Lomba Kontes Domba Gibas Blitar

Namun, dalam tanggapannya, Kejagung menegaskan bahwa mereka selalu terbuka dan melaksanakan fungsi koordinasi serta supervisi dengan baik terhadap .

Harli Siregar dari Kejagung menyatakan bahwa pernyataan tentang penutupan pintu koordinasi tidak benar, dan hubungan antar lembaga tersebut berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Kemhan Berikan Penyuluhan di Lokasi TMMD Ke-111 Kodim 1207/Pontianak

Kejagung juga menegaskan dukungannya terhadap dengan mengirimkan jaksa-jaksa yang terampil dan kompeten.

Sementara itu, juga menyanggah pernyataan dengan menegaskan bahwa sinergitas antara mereka dan terjalin baik melalui nota kesepahaman bersama.

Trunoyudo Wisnu Andiko dari Divisi Humas menegaskan komitmen dalam mendukung pemberantasan , dan bahwa mereka terus berkoordinasi dengan dengan menyediakan personel terbaik untuk mendukung tugas-tugas di .

Baca Juga :  Pemprov Bengkulu Pastikan Selama Ramadhan 1445H Stok BBM Aman

Dengan demikian, baik Kejagung maupun menegaskan bahwa mereka terus menjalankan fungsi koordinasi dan supervisi sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta tetap berkomitmen dalam mendukung upaya pemberantasan di .(Red/kompas)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News