Kementerian BUMN Uji Coba 4 Hari Kerja, Erick Thohir Bicara Fleksibilitas Jam Kerja

Avatar Of Tim Redaksi
Erick Thohir Tantang Startup Kota Malang Jadi Avengers Ekonomi Digital Kementerian Bumn Uji Coba 4 Hari Kerja, Erick Thohir Bicara Fleksibilitas Jam Kerja
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan pengarahan kepada pelaku ekonomi kreatif

Satujuang- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang menguji coba sistem empat hari kerja seminggu untuk sebagian pegawainya dengan konsep Compressed Work Schedule (CWS).

Dalam kebijakan ini, pegawai dapat bekerja hingga 40 jam dalam waktu kurang dari lima hari kerja.

Kementerian Bumn Uji Coba 4 Hari Kerja, Erick Thohir Bicara Fleksibilitas Jam Kerja

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa jika pegawai sudah bekerja lebih dari 40 jam, mereka dapat mengambil libur pada hari Jumat.

Baca Juga :  Ternyata Ini Alasan Kenapa Standar Syarat Kerja di PT KAI Setinggi Langit 

Menurut , jam kerja BUMN dapat dibagi menjadi dua jenis. Pertama, 7 jam per hari atau 40 jam per minggu selama 6 hari kerja dengan 1 hari istirahat.

Kedua, 8 jam per hari atau 40 jam per minggu selama 5 hari kerja dengan 2 hari istirahat.

Baca Juga :  Tinjau MPP, Pj Walikota Batu Sambut Kedatangan MenPAN-RB 

Perusahaan BUMN memiliki kewenangan untuk menetapkan hari istirahat sesuai kebutuhan operasional mereka, asalkan total jam kerja dalam seminggu tetap 40 jam.

Sektor usaha tertentu, seperti yang beroperasi secara terus-menerus, dapat mengatur jam kerja BUMN dalam sistem shift.

Shift kerja biasanya terdiri dari 7-8 jam, dan kelebihan jam kerja dihitung sebagai lembur. Adaptasi terhadap perubahan seperti teknologi dan tuntutan global juga mempengaruhi konsep jam kerja di BUMN.

Baca Juga :  Rektor Universitas Moestopo Ditunjuk Jadi Ketua KAD Provinsi DKI Jakarta

Fleksibilitas waktu dan kerja jarak jauh mulai diterapkan, sambil tetap memperhatikan keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi karyawan.(Red/tempo)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News