Hukum  

Korupsi BTS, Edward Hutahaean Divonis 5 Tahun Penjara

Avatar Of Tim Redaksi
Diduga Dikondisikan, Kasus Korupsi Baperlitbang Serta Aliran Dana Koni Karimun Dibawa Ke Kpk  Korupsi Bts, Edward Hutahaean Divonis 5 Tahun Penjara
Komisi Pemberantas Korupsi

Satujuang- Komisaris Utama PT Laman Tekno Digital, Naek Parulian Wasington Hutahaean alias Edward Hutahaean divonis 5 tahun penjara.

Edward divonis atas kasus terkait pengondisian perkara Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukungnya di BAKTI .

Korupsi Bts, Edward Hutahaean Divonis 5 Tahun Penjara

Putusan ini dijatuhkan oleh Pengadilan Tipikor Pusat. Selain hukuman penjara, Edward juga didenda Rp125 juta atau subsider enam bulan kurungan, Kamis (4/7/24).

Baca Juga :  3 Perkara Yang Melandasi FPR Akan Unjuk Rasa Didepan Mapolda Bengkulu

Selain itu Ia juga diminta harus membayar uang pengganti sebesar Rp15 miliar dalam waktu sebulan setelah putusan berkekuatan tetap.

Jika uang pengganti tidak dibayar sesuai batas waktu yang ditentukan, Majelis Hakim memerintahkan jaksa untuk menyita harta benda terdakwa hingga mencukupi jumlah uang pengganti tersebut.

Selain itu, Edward dapat dikenakan pidana tambahan 2 tahun penjara apabila harta benda yang disita tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti yang ditetapkan.

Baca Juga :  Exploitasi Anak Terungkap Kembali, 3 Pelaku Ditangkap

Vonis ini lebih berat dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut Edward dengan hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp125 juta.

Hakim menyebut beberapa faktor yang memberatkan, antara lain bahwa Edward telah menikmati hasil dari tersebut, tidak menyesali perbuatannya, serta tindakannya dinilai merusak citra penegakan di .

Baca Juga :  Pengembangan Perkara, Didapatkan Kembali BB 15 Paket Sabu

Di sisi lain, beberapa faktor yang meringankan vonis terhadap Edward adalah perilakunya yang sopan selama persidangan, tidak pernah sebelumnya dihukum, serta memiliki tanggungan .(Red/idntimes)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News