Krisis Sampah Makanan, Ini Tips Dari Badan Pangan Nasional 

Avatar Of Tim Redaksi
Krisis Sampah Makanan, Ini Tips Dari Badan Pangan Nasional 
Sampah makanan

Satujuang- menjadi isu krusial yang terus mendapat sorotan global karena jumlah makanan yang tinggi, sementara masih banyak orang kelaparan.

Menurut FAO, setiap tahunnya, 570 juta ton makanan diproduksi oleh rumah tangga di seluruh dunia, sementara 735 juta orang mengalami kelaparan dan malnutrisi.

Krisis Sampah Makanan, Ini Tips Dari Badan Pangan Nasional 

, sebagai salah satu penyumbang makanan terbesar, memiliki 40 persen dari total yang dihasilkan adalah makanan.

Baca Juga :  Peran Penting Vitamin D dalam Kesehatan Tulang dan Keseimbangan Hormon

Untuk mengatasi masalah ini, Direktur Kewaspadaan dan Gizi Badan , Nita Yulianis, menyoroti beberapa langkah penting.

Pertama, ambil makanan secukupnya sesuai kebutuhan dan prinsip gizi seimbang.

Kedua, berbelanja dengan bijak dan tidak tergoda oleh diskon besar yang dapat menyebabkan pembelian berlebihan.

Baca Juga :  Membangun Kembali Kebahagiaan, Panduan Praktis Pasca Putus Cinta

Ketiga, jika tidak habis saat makan di luar, lebih baik membawa sisa makanan pulang atau berbagi kepada yang membutuhkan.

Selanjutnya, perhatikan tanggal kedaluwarsa makanan yang dibeli agar tidak terjadi pemborosan.

Manfaatkan kembali bahan yang dianggap tidak bisa dimanfaatkan, dan jika memungkinkan, masak kembali makanan yang tersisa menjadi hidangan baru.

Baca Juga :  GCS Open Submission Melalui leaflet Global Climate Strike, Buruan Daftar

Terakhir, berbagi makanan yang masih layak konsumsi kepada yang membutuhkan atau sumbangkan ke bank makanan untuk distribusi kepada orang yang kurang mampu.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi pemborosan dan mendukung penanggulangan kelaparan global.(NT/kumparan)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News