Hukum  

Lamban Ditangani Puskesmas Kuta Padang Layung, Ibu ini Melahirkan di Mobil

Avatar Of Arief
Bati Lahir Di Mobil
Akibat lamban ditangani tenaga medis, bayi ini lahir di mobil

 Barat Karena tidak segera ditangani oleh tenaga medis Puskesmas Kuta Padang Layung Kabupaten , seorang ibu terpaksa melahirkan didalam mobil.

Ibu yang bernama Lisma Dewi, warga Layeung Kabupaten  Barat itu melahirkan dalam mobil ambulance saat dalam perjalanan ke puskesmas lain.

Lamban Ditangani Puskesmas Kuta Padang Layung, Ibu Ini Melahirkan Di Mobil

“Istri saya tidak mendapatkan pelayanan, lalu saya pindahkan ke puskesmas lain, tapi terlambat, keburu lahir di ambulance, ujar Rasidi suami dari Lisma kepada awak media, Selasa (1/11/22).

Baca Juga :  Warga Desa Giri Mulya Tewas ditempat Saat Salip Truk LPG  

Rasidi mengaku kecewa atas buruknya pelayanan tenaga medis Puskesmas Kuta Padang Layung.

Ia menceritakan, pada hari Minggu (30/10) sekitar pukul 10.00 WIB, ia dan istrinya tiba di Puskemas Kuta Padang Layung.

Padahal istri saya itu sudah mau melahirkan, kami menunggu hampir satu jam tapi pihak Puskesmas Kuta Padang Layung tidak melakukan tindakan apapun, cerita Rasidi.

Rasidi akhirnya berinisiatif untuk memindahkan istrinya ke Puskesmas Panton Reu.

Baca Juga :  Persetubuhan Anak Bawah Umur, Warga Sumsel Diamankan Polres Bengkulu

Saya ingin istri saya segera ditangani karena kondisinya semakin memburuk, tapi ambulance baru berjalan 8 kilometer, tiba-tiba istri saya melahirkan, kata Rasidi.

Rasidi berharap, semoga kedepannya tidak terjadi lagi kejadian seperti yang dialaminya.

Alasan Puskesmas Kuta Padang Layung saat itu menunggu Bidan karena belum datang, tandas Rasisi.

Secara terpisah awak media mengkorfirmasi kejadian ini kepada Kepala Dinas   Barat, Syarifah Junaidah.

“Besok saya akan ke Puskesmas Layeung untuk mempertanyakan kenapa di hari Minggu itu tidak ada piket dan tidak ada tenaga bidan yang standby, kata Syarifah.

Baca Juga :  Lelap Tertidur, Warga BU Jadi Korban Pelaku Curat

Syarifah juga berjanji akan mempertanyakan kenapa pasien yang dirujuk ke Puskesmas Panton Reu tidak difasilitasi alat media.

“Kalau memang terbukti Puskesmas Kuta Padang Layung tidak becus dalam melayani pasien, kita akan mengevaluasi, tandas Syarifah. (red/adm)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News