Mahfud MD: Revisi UU MK Bermotif Politik, Mengancam Kemandirian Hakim

Avatar Of Tim Redaksi
Mahfud Md Ungkap Dugaan Korupsi Bbm Dan Penyelundupan Di Laut Natuna, Serukan Perubahan Ganjar Diduga Terima Gratifikasi, Ini Kata Mahfud Mdâ  Mahfud Md: Revisi Uu Mk Bermotif Politik, Mengancam Kemandirian Hakim
Mahfud Md

Satujuang- menentang keras revisi Undang-Undang Mahkamah Konstitusi (UU MK).

Pembahasan RUU MK bahkan sempat terhenti ketika ia menjabat sebagai Menko Polhukam.

Mahfud Md: Revisi Uu Mk Bermotif Politik, Mengancam Kemandirian Hakim

“Ini dugaan saya, kepentingan politiknya agar hakim-hakim ini tidak macam-macam, harus ikut skenario. Oleh karena itu, saya tidak setuju,” kata Mahfud kepada di UII, , Rabu (22/5/24) malam.

Baca Juga :  Spesialis Langsir Material Kelokasi Pengecoran

Ia juga mengingatkan bahwa UU MK bakal direvisi menjelang , yang menurutnya memperkuat dugaan adanya kepentingan di balik revisi ini.

Mahfud menyatakan bahwa ada upaya agar hakim-hakim MK tidak menentang hasil Pilpres.

“Tidak macam-macam di dalam mengadili hasil Pilpres, karena Pilpresnya kan sejak awal sudah begitu,” ucapnya.

Baca Juga :  Personel Polsek Meureubo Pantau Harga Sembako di Pasaran

Ia juga mengkritik mekanisme persetujuan dalam revisi UU MK yang dapat digunakan untuk menekan hakim-hakim.

Mahfud menjelaskan bahwa tiga hakim MK akan terdampak langsung oleh revisi UU ini setelah disahkan. Mereka adalah Enny Nurbaningsih, Saldi Isra, dan Suhartoyo.

“Bu Enny akan pensiun 2028, Pak Saldi 2027, dan Pak Suhartoyo enam bulan lagi dari sekarang, Januari 2025,” kata Mahfud.

Baca Juga :  BINDA Jateng Kembali Gelar Vaksinasi Anak

Menurutnya, dari sudut ilmu perundang-undangan, persetujuan akan dimintakan langsung untuk menentukan kelanjutan atau penggantian hakim-hakim tersebut.(Red/kumparan)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News