Hukum  

Masyarakat Kota Bengkulu Wajib Tau Bila Ada Oknum Meminta Uang Parkir di Alfamart, Laporkan

Avatar Of Wared
Masyarakat Kota Bengkulu Wajib Tau Bila Ada Oknum Meminta Uang Parkir Di Alfamart, Laporkan
Outlet Alfamart di Kota Bengkulu Sekarang Bebas Parkir

Satujuang- Bea yang selama ini ada di outlet-outlet Alfamart wilayah , terhitung hari ini Rabu (22/5/24) dinyatakan gratis.

Hal ini tertuang dalam yang ditandatangani pihak Pemda Kota (Pemkot) Bengkulu dengan pihak Alfamart disalah satu hotel yang ada di siang ini.

Masyarakat Kota Bengkulu Wajib Tau Bila Ada Oknum Meminta Uang Parkir Di Alfamart, Laporkan

Apabila masih ditemukan adanya juru di Alfamart, maka akan bisa dikenakan Pasal 368 KUHP tentang tindak pidana pungli.

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Deddy Nata, dan Wakapolresta Bengkulu sekaligus Ketua Tim Saber Pungli AKBP Max Mariners.

“Untuk kasus pungli ini kita juga mengacu pada Perda, apabila tidak sesuai dasar maka kita tidak segan untuk menindak. Untuk ancaman hukumannya bisa lebih dari 5 tahun,” ungkap Max Mariners saat press release.

Baca Juga :  KDRT, Pukul Istri Pakai As Mobil Suami Ditangkap

Arif menyampaikan, penandatanganan tersebut berisikan bahwa Pemkot Bengkulu dan Alfamart telah melakukan kesepakatan bersama, terkait potensi dan retribusi pada gerai Alfamart yang ada di wilayah .

“Hari ini kita adakan kesepakatan bahwa pihak Pemkot tidak pernah menarik retribusi Alfamart kita hanya menarik pajak Alfamart,” kata Pj Arif .

Sementara, Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya, Solihin mengatakan bahwa selama Alfamart berdiri mereka sama sekali tidak pernah mengutip adanya biaya atas konsumen.

Komitmen tersebut akan terus mereka lakukan, apalagi dengan telah adanya antara pihaknya dan Pemkot Bengkulu hari ini.

Baca Juga :  Tahanan Yang Kabur Dari Polsek Padang Jaya Tertangkap, Warga Dapat Reward

“Untuk gratis ini akan diterapkan sampai dengan seterusnya,” kata Solihin.

Ditempat yang sama, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Deddy Nata menyatakan bahwa pada dasarnya mereka mendukung kebijakan yang telah dilakukan oleh Pemkot Bengkulu terkait hari ini.

“Tadi point pentingnya bahwa tidak ada pungutan di area atau halaman Alfamart. Masalah nanti pajak itu adalah urusan dari Alfamart ke Pemkot Bengkulu, kami mendukung kebijakan dan kesepakatan ini semua pihak harus memahami jangan sampai nanti ada hal yang bersifat kegaduhan,” kata Deddy.

Disepakati dalam tersebut, Pemkot tidak melakukan pemungutan retribusi di area atau halaman gerai Alfamart di yang bukan berada di bahu jalan.

Baca Juga :  Pamerkan Alat Kelamin Berkali-kali Pada Anak Dibawah Umur, Petani di Mukomuko Diringkus Polisi

Pajak pada gerai Alfamart di terdiri dari pajak , pajak reklame dan pajak bumi bangunan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Pihak Alfamart tidak pernah melakukan pemungutan biaya pada halaman gerai Alfamart di , dan tidak pernah menunjuk pihak ketiga untuk hal tersebut.

Apabila masih ditemukan adanya juru di Alfamart, maka akan bisa dikenakan Pasal 368 KUHP tentang tindak pidana pungli. (Red)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News