Masyarakat Tuntut Ganti Rugi, PLN Kabupaten Kaur Didemo Warga 2 Kecamatan

Avatar Of Wared
Masyarakat Tuntut Ganti Rugi, Pln Kabupaten Kaur Didemo Warga 2 Kecamatan
Masyarakat Maje dan Nasal (Mannas) Menggelar Aksi Damai di Depan Kantor ULP PLN Bintuhan, Tuntut Ganti Rugi

Satujuang- Buruknya pelayanan pemenuhan kebutuhan listrik di Kabupaten melahirkan reaksi kekecewaan dari masyarakat selaku konsumen.

Pemadaman listrik yang tidak beraturan dan terjadi setiap hari menyebabkan masyarakat Kabupaten gerah dengan tingkah laku pihak PLN.

Masyarakat Tuntut Ganti Rugi, Pln Kabupaten Kaur Didemo Warga 2 Kecamatan

Hari ini, Rabu (8/5/24) dengan penuh rasa kesal, sejumlah massa yang mengatasnamakan komunitas masyarakat Maje dan Nasal (Mannas) menggelar aksi damai di depan kantor ULP PLN Bintuhan.

Baca Juga :  Warga Lubuklinggau Ditangkap Mencuri di Rejang Lebong

Masyarakat menuntut agar pelayanan PLN di Kabupaten lebih maksimal lagi.

“Kita minta PLN berikan pelayanan yang terbaik kepada kami masyarakat Maje dan Nasal,” teriak Siratjudin Abas sebagai ketua aksi didepan kantor ULP PLN Bintuhan.

“Sudah satu bulan ini, listrik di wilayah Maje dan Nasal mati hidup mati idup, mengakibatkan alat-alat elektronik milik masyarakat rusak,” imbuhnya.

Baca Juga :  PB PMII Opening Ceremony Peringatan Harlah PMII ke-62 Tahun

Selain meminta pelayanan yang prima atas kebutuhan listrik yang merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat saat ini.

Massa juga meminta PLN untuk mengganti rugi barang-barang elektronik milik mereka yang rusak dampak dari listrik yang sering hidup mati, yang bahkan bisa mencapai 4 kali terjadi dalam sehari. (Tas)