Mengapa Banyak Orang Memilih Olahraga Saat Patah Hati? Ternyata Ini Alasannya 

Avatar Of Tim Redaksi
5 Olahraga Efektif Untuk Membakar Lemak Dan Menurunkan Berat Badan Mengapa Banyak Orang Memilih Olahraga Saat Patah Hati? Ternyata Ini Alasannya 
Olahraga lari

Satujuang- adalah kegiatan yang bermanfaat untuk menjaga kebugaran fisik dan sendi.

Banyak orang memilih untuk berolahraga daripada hanya diam di rumah selama atau cuti kerja.

Mengapa Banyak Orang Memilih Olahraga Saat Patah Hati? Ternyata Ini Alasannya 

Namun, ada juga yang menggunakan sebagai cara untuk mengatasi perasaan sedih, seperti saat mengalami patah hati.

Beberapa orang mungkin tiba-tiba memulai kebiasaan berolahraga dan membagikan aktivitas tersebut di media dengan sedih atau kutipan dari novel romantis, meskipun sebelumnya jarang melakukan .

Baca Juga :  Evolusi Lambat Ikan Gar, Membongkar Misteri Fosilnya

Menurut Fitri Jayanthi, seorang psikolog klinis, dapat membantu mengubah suasana hati saat seseorang menghadapi masa-masa sulit.

Aktivitas fisik ini dianggap sebagai salah satu cara untuk menghadapi dan mengalirkan emosi yang dirasakan.

Namun demikian, menurut Meity Arianty, psikolog dan Ketua Lembaga M.eureka Psychology Consultant, mengandalkan atau kegiatan lain sebagai cara utama untuk mengatasi perasaan sakit hati tidak akan menyelesaikan masalah secara mendalam.

Baca Juga :  Cara Menemukan Destinasi Wisata Terbaik dengan Mudah Melalui Google Maps

Meskipun dapat memberikan kenyamanan sesaat, ini tidak mengatasi akar permasalahan yang sebenarnya.

Meity menambahkan bahwa setiap individu memiliki cara tersendiri dalam mengatasi perasaan sakit hati.

Beberapa orang mungkin memilih sebagai cara untuk sementara melarikan diri dari rasa sakit, sementara yang lain mungkin lebih memilih cara lain seperti menonton atau makan lebih banyak.

Baca Juga :  Tips Mencegah Nyeri Punggung Saat Mudik dengan Mobil

Meskipun demikian, yang terpenting adalah mencari cara yang sehat dan bermanfaat untuk diri sendiri, bukan sekadar sebagai pelarian yang tidak memberikan penyelesaian yang nyata terhadap masalah.(Red/kompas)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News