Panduan Lengkap Tata Cara dan Syarat Berkurban Sesuai Syariat Islam

Avatar Of Tim Redaksi
Jelang Idul Adha, Cek Harga Hewan Kurban Di Sini Panduan Lengkap Tata Cara Dan Syarat Berkurban Sesuai Syariat Islam
Hewan Kurban Sapi

Satujuang- Tata cara berkurban adalah hal penting yang harus dipahami oleh umat Islam, terutama menjelang Hari Raya yang semakin dekat.

Penyembelihan hewan kurban harus dilakukan sesuai syariat Islam dan tidak boleh sembarangan.

Panduan Lengkap Tata Cara Dan Syarat Berkurban Sesuai Syariat Islam

Ibadah kurban jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah, dan berasal dari bahasa Arab “Udh-hiyah,” yang artinya hewan ternak yang disembelih pada hari dan hari Tasyrik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Perintah berkurban tercantum dalam surat Al Kautsar ayat 2: “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.”

Baca Juga :  Cara Efektif Mengatasi Stres dalam Kehidupan Sehari-hari 

Berikut tata cara berkurban yang baik sesuai syariat Islam:

1. basmalah.

2. shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

3. takbir.

4. Hewan kurban disembelih sendiri oleh yang berkurban, atau jika diwakilkan, disunnahkan hadir saat penyembelihan.

5. : “Bismillahi allahumma taqabbal mim-Muhammad wali Muhammad wa min ummati Muhammad” (Ya Allah, terimalah kurban Muhammad, Muhammad, dan dari umat Muhammad).

6. Menempatkan kaki pada leher hewan kurban saat penyembelihan, sesuai hadits dari Anas bin Malik.

7. Hewan kurban dan penyembelih menghadap kiblat.

Baca Juga :  Banyak Pembaruan, Microsoft Segera Luncurkan Windows 12

8. Memotong tenggorokan dan dua urat nadi pada leher hewan kurban.

Adapun syarat utama hewan kurban adalah sebagai berikut:

1. Hewan Ternak: Unta, sapi, kerbau, kambing, atau domba.

2. Cukup Umur: Unta harus berumur 5 tahun, sapi dan kambing 2 tahun, dan domba 1 tahun atau sudah lepas/tanggal giginya meski belum 1 tahun.

3. Sehat dan Tidak Cacat: Hewan harus sehat dan tidak cacat, seperti buta, sakit, pincang, atau kurus.

Orang yang berkurban juga harus memenuhi syarat tertentu. Menurut mazhab Syafi'i, orang yang berkurban harus mampu, yaitu memiliki kelebihan uang di luar biaya hidup untuk dirinya dan keluarganya selama dan hari-hari Tasyriq.

Baca Juga :  Rahasia Awet Muda Ratu Cleopatra: Kecantikan Abadi dari Zaman Kuno

Mazhab Hambali memperbolehkan berkurban meskipun harus berhutang jika yakin bisa melunasinya.

Selain itu, orang tersebut harus beragama Islam, merdeka, akil baligh, berakal, dan mampu untuk berkurban.

Dengan memahami tata cara dan syarat berkurban, umat Islam dapat menjalankan ibadah ini dengan baik dan benar sesuai syariat.(Red/detik)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News