Pemprov Tanggapi Serius Tingginya Kasus TPPO dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Bengkulu

Avatar Of Wared
Pemprov Tanggapi Serius Tingginya Kasus Tppo Dan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Di Bengkulu
Sekda Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, Saat Membuka Sosialisasi

Satujuang- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, , mengajak seluruh pihak melalui organisasi di Bengkulu bersama melaksanakan peran strategis mulai dari lingkungan masing-masing.

Mulai dari pengawasan ekstra atas pergaulan anak serta memberikan pengarahan atas pembentukan karakter dan akhlak anak. Utamanya bagi para kaum remaja, dilakukan pengawasan terhadap penggunaan aplikasi (medsos) ataupun sejenisnya.

Pemprov Tanggapi Serius Tingginya Kasus Tppo Dan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Di Bengkulu

“Kita minta dengan para ibu organisasi apapun itu, kita sama-sama bersinergi dengan Pemprov Bengkulu untuk menanggulangi kondisi kemasyarakatan yang ada saat ini. Bukan hanya terhadap pemberdayaan secara ekonomi dan sosial, tapi juga pemberdayaan terhadap anak melalui pendekatan ,” terang Sekda Isnan, Rabu (8/5/24).

Baca Juga :  Evaluasi PAD, Sekda Provinsi Bengkulu Dorong Para OPD Kejar Target
Pemprov Tanggapi Serius Tingginya Kasus Tppo Dan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Di Bengkulu
Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Dan Kualitas Dalam Membentuk Karakter , Di Aula Salah Satu Hotel Kawasan Pariwisata

Hal ini disampaikan Sekda usai membuka acara Sosialisasi Peningkatan Kapasitas dan Kualitas dalam Membentuk Karakter , di aula salah satu hotel kawasan Pariwisata .

Sekda Isnan meyakini jika pemberdayaan karakter dan akhlak ini dilakukan secara massif di tingkat masing-masing, maka kasus TPPO serta kekerasan terhadap dan anak di Bengkulu bisa diminimalisir secara bertahap.

Baca Juga :  Wagub Rosjonsyah Hadiri Ritual Kenduri Pantai

“Apalagi organisasi ini kan organisasinya solid. Terlebih dalam hal pemberdayaan masyarakat dan sudah tidak diragukan lagi. Intinya lah yang pertama memiliki kuasa atas anak-anak mereka,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat mengatakan, sesuai dengan tema sosialisasi “Peringatan Perjuangan Kartini sebagai Inspirasi Peningkatan di Lingkungan ”, diharapkan pemberdayaan melalui organisasi mampu menekan angka TPPO.

Baca Juga :  Pemprov Segera Bebaskan Lahan untuk Proyek Pengendalian Banjir di Kota Bengkulu

“Saat ini menjadi fundamental sekali dalam penanaman nilai-nilai karakter kepada anak. Maka dari itu hari ini luar biasa dihadiri oleh organisasi Dharma Wanita se-Provinsi Bengkulu dan juga perwakilan organisasi lainnya,” ujarnya. (Red/Adv)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News