Hukum  

Pengungkapan Dua Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Mukomuko

Avatar Of Wared
Pengungkapan Dua Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Di Mukomuko
Konfernsi Pers Polres Mukomuko ungkap dua kasus pencabulan dan persetubuhan anak dibawah umur

melaksanakan Konferensi Pers kasus tindak pidana dan persetubuhan yang terjadi di wilayah , di Kantor , Jum'at (29/10/21).

Kapolres AKBP Witdiardi MH. S.I.K saat Konferensi Pers mengatakan, kedua tindak pidana dan persetubuhan ini terjadi di wilayah Kecamatan Air Manjuto dan di Kecamatan Air Dikit,

Pengungkapan Dua Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Di Mukomuko

“Kedua tersangka sudah kita amankan di ,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menghimbau agar para orang tua harus lebih waspada untuk memperhatikan kegiatan -anaknya.

“Peran orang tua sangat penting dalam menjaga dan melakukan pengawasan, agar lebih aktif dan intens untuk mengawasi -anaknya, kejahatan seperti ini tidak hanya terjadi diluar lingkup , tetapi juga bisa terjadi didalam lingkup internal ,” himbaunya.

Baca Juga :  HUT Desa Arga Jaya, Pemdes Gelar Acara Dihadiri Anggota Dewan

Selain itu, Kapolres juga berpesan kepada para orang tua untuk lebih sering berkomunikasi terhadap seluruh aktivitas yang dilakukan - dan harus sering dalam pantauan orang tua.

Kapolres juga menyampaikan kedepan pihaknya juga akan membuka dan melakukan koordinasi dengan Daerah dan instansi terkait untuk lebih intens dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal perlindungan agar kasus seperti ini tidak terulang dan terjadi lagi di Kabupaten .

Baca Juga :  Dua Rumah Warga Desa Karangsari Kebakaran, Bhabinkamtibmas Cek TKP

Pada konferensi pers tersebut Kasat Reskrim AKP Teguh Ari Aji S.I.K dalam paparannya mengatakan satu tersangka kasus atau persetubuhan dengan tersangka inisial B (35) warga Kecamatan Air Manjunto yang berstatus sebagai kakak ipar dari korban Mawar (nama samaran 15 tahun).

“Modus pelaku dalam melakukan aksinya dengan iming-iming dan memberikan sejumlah uang kepada korban dan perbuatannya itu sudah dilakukan sebanyak 5 kali,” terang AKP Ari Aji.

Pada kasus kedua adalah persetubuhan yang disertai ancaman dengan tersangka S (40) warga Air Dikit dengan korban Bunga (nama samaran 14 tahun) dimana tersangkanya merupakan ngaji dari korban, modus pelaku lakukan aksinya kepada korban seusai mengajar ngaji dan terakhir dilakukan dirumah pelaku, aksinya sudah 15 kali dilakukan.

Baca Juga :  Polres Seluma Rencana Tutup Total Jalan Seluma

“Orang tua korban tidak curiga karena tersangka merupakan ngaji yang juga honorer disalah satu instansi di Kabupaten ,” papar teguh.

Kedua tersangka ini dikenai pasal 81 (2) KUHP Jo pasal 76 UU RI No 35 thn 2014 dengan ancaman pidana diatas 5 tahun penjara dan ancaman denda 5 Miliar Rupiah. (Sulbani)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News