Perusahaan Ritel China Luncurkan Kebijakan ‘Cuti Tidak Bahagia’ untuk Kesejahteraan Karyawan

Avatar Of Tim Redaksi
Ini Alasan Jutaan Warga China Tinggalkan Asuransi Kesehatan Pemerintahâ  Perusahaan Ritel China Luncurkan Kebijakan 'Cuti Tidak Bahagia' Untuk Kesejahteraan Karyawan
Warga China

Satujuang- Sebuah perusahaan ritel di , Pang Dong Lai, telah mengenalkan kebijakan inovatif yang disebut “unhappy leave” atau cuti tidak bahagia.

Kebijakan ini memungkinkan karyawan untuk mengambil cuti hingga 10 hari ketika kondisi mental dan emosional mereka tidak stabil.

Perusahaan Ritel China Luncurkan Kebijakan 'Cuti Tidak Bahagia' Untuk Kesejahteraan Karyawan

Founder perusahaan, Yu Donglai, secara resmi mengumumkan kebijakan ini pada bulan April sebagai upaya untuk mengimbangi kehidupan kerja dan pribadi karyawan.

Baca Juga :  Musrenbang 2024, Bupati: Kepahiang Miliki Potensi Besar

Donglai menegaskan bahwa setiap karyawan memiliki kebebasan untuk mengambil waktu istirahat saat merasa tidak bahagia, dengan pihak manajemen tidak boleh menolak permintaan tersebut.

Kebijakan ini bertujuan untuk mengatasi masalah jam kerja panjang yang umum terjadi di , di mana lebih dari 65 persen karyawan melaporkan merasa lelah dan tidak bahagia di tempat kerja.

Baca Juga :  Sambut HUT Bhayangkara, Jalan Santai Polres Demak Diikuti Ratusan Peserta

Fenomena ini sering kali dipicu oleh rendah, hubungan rekan kerja yang rumit, dan kerja lembur yang persisten.

Respon terhadap kebijakan ini positif di kalangan karyawan, yang melihatnya sebagai langkah progresif dalam mendukung kesejahteraan mental di lingkungan kerja yang sering kali menuntut.(Red/kumparan)