Hukum  

Polres Bengkulu Release 3 Tsk, Mulai Dari ITE Hingga Sajam

Avatar Of Wared
Iklan Iklan

Satujuang.com –Sat Reskrim Polres Polda kembali menggelar Konferensi Pers terkait hasil pengungkapan tindak pidana yang terjadi di wilayah Polres . Press Conference ini dipimpin dipimpin oleh Wakapolres Kompol Hendry Saputra, S.IK, pada hari Senin kemarin (05/10) sekitar pukul 13.00 Wib, bertempat di selasar Mapolres .

Wakapolres yang didampingi Kasat Reskrim Polres AKP Yusiady, S.IK, Kanit Tipiter Sat Reskrim Polres IPDA Ayang Putra Pratama, S.Trk, dan Kanit Pidum Sat Reskrim Polres IPDA Hengki Hermansyah, SH beserta Anggota Satuan Reskrim Polres menjelaskan pengungkapan tindak pidana yang dilakukan Polres , berhasil mengamankan 3 orang tersangka dengan perkara yang berbeda.

Iklan Polres Bengkulu Release 3 Tsk, Mulai Dari Ite Hingga Sajam

Pertama, Sat Reskrim Polres berhasil mengamankan seorang tersangka tindak pidana tentang informasi dan transaksi elektronik yang terjadi pada hari Jumat (23/08) sekitar pukul 09.30 Wib.

Tersangka berinisial JL (21) warga Kelurahan Bandar Ratu Kecamatan Kabupaten yang berprofesi sebagai wiraswasta. Sedangkan Korban berinisial MJ (19) warga Kecamatan Ratu Samban Kota .

Tersagka berhasil diamankan berdasarkan pengembangan laporan Polisi LP/B-939/VII/2020/BKL/RES BKL, 21 Agustus 2020.

Kronologi kejadian berawal dari modus tersangka yang menyebarkan foto-foto korban MJ tanpa mengenakan busana ke Facebook dan Instagram milik tersangka.

Dari penangkapan tersangka berhasil diamankan 1 unit handphone Samsung A10 berwarna hitam dan 1 simcard.

Dalam kasus ini tersangka di jerat Pasal 45 ayat (1) Jo, Pasal 27 Ayat (1) Undang Undang Republik Indonesia (RI) Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda sebesar Rp 1 Milyar.

Kedua, Sat Reskrim Polres berhasil mengamankan dua orang tersangka tindak pidana kekerasan terhadap dan kepemilikan senjata tajam tanpa memiliki izins serta tidak sesuai dengan profesinya yang terjadi di Samping Warnet 38 @Net/SWJ Bangka Setiong Kota .

Dua orang tersangka berinisial DW (17) DS (17) warga Kota . Sedangkan Korban berinisial DA (17) Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Tengah.

Tersagka berhasil ditangkap berdasarkan pengembangan laporan Polisi LP/B-1092/IX/2020/BKL/RES BKL, 23 September 2020.

Kronologi kejadian berawal dari tersangka FK (Terpisah) memukul korban DA menggunakan kayu dan tersangka DS memukul korban dengan menggunakan tangan kosong serta DS menusuk korban dibagian punggung menggunakan parang.

dari penangkapan tersangka berhasil diamankan 1 bilah parang dengan panjang kurang lebih 45 cm, ungkap Wakapolres .

Atas perbuatannya kedua tersangka di jerat Pasal 80 Ayat (2) Jo Pasal 76 C Undang-Undang Republik Indonesia (RI) Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik (RI) Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan dan Dalam Pasal 2 ayat (2) Undang-undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda sebesar Rp 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah).

Penulis : Madika Sabilla

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *