Pemko Batam BP Batam DPRD KEPRI Pemprov KEPRI
Hukrim  

Polres Lamandau Kalteng Gagalkan Peredaran 1 Kilogram Sabu

Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono, S.I.K. dalam Press Conference di Aula Satryo Pambudi Luhur Satreskrim Polres Lamandau.

Lamandau – Dua orang pria berinisial ATP (29) dan HT (44) beserta satu orang wanita berinisial NW (39) harus berurusan dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lamandau Polda Kalimantan Tengah.

Keduanya kedapatan mengusai satu kantong plastik yang diduga narkoba golongan I bukan tanaman jenis sabu pada Selasa (9/8/22) pukul 01.00 WIB lalu.

Hal itu disampaikan Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono dalam Press Conference di Aula Satryo Pambudi Luhur Satreskrim Polres Lamandau, Senin (15/8/22) siang.

Ia mengatakan, penyelidikan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada mobil Toyota Inova warna hitam dengan nopol KH 1643 TJ dari Provinsi Kalimantan Barat menuju Kabupaten Lamandau Kalteng diduga sedang membawa narkotika.

Baca Juga :  Satgas TMMD Ke-111 Kodim 1013/Mtw Semangat Kerja, Hasilnya Untuk Warga Desa Karamuan

Satresnarkoba dan Personel gabungan langsung melaksanakan kegiatan penyelidikan dan berhasil mengamanankan kendaraan roda empat tersebut beserta dua orang laki-laki dewasa di Jalan Lintas Trans Kalimantan tepatnya di KM.18 Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau.

“Pada saat dilakukan penggeledahan, di belakang jok sebelah kanan ditemukan satu buah tas berwarna hitam di dalamnya terdapat satu bungkus plastik berukuran besar diduga narkotika jenis sabu,” ungkap Kapolres.

Berdasarkan keterangan, ATP dan HT akan mengirimkan Sabu tersebut kepada seseorang yang berada di sampit Kotawaringin Timur.

Baca Juga :  Hingga September 2022 Ada 51 Kasus Narkotika Di Karimun, Menurun Atau Meningkat?

“Selanjutnya di lakukan pengembangan control delivery oleh Satresnarkoba Polres Lamandau berhasil mengamankan NW di kota Sampit Kotawaringin Timur sebagai penerima barang tersebut,” tambahnya.

Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1013,56 gram (satu kilogram lebih).

Diamankan juga barang bukti lain berupa satu unit mobil R4 merek Toyota type Kijang Inova 2.0G m/t warna hitam No.Pol KH 1643 TJ, satu buah Gawai / handphone merk Oppo warna gold metalik dan satu buah gawai/handphone merek Iphone warna gold.

“Saat ini tersangka berikut barang bukti telah diamankan di kantor Satresnarkoba Polres Lamandau guna proses penyidikan lebih lanjut,” imbuh Kapolres.

Baca Juga :  Setubuhi Anak Kandung, Penjahat Asusila Diamankan Polsek Enggano

“Dengan diungkapnya peredaran sabu ini setidaknya kita bisa menyelamatkan sekitar 10.000 ( sepuluh ribu ) jiwa manusia, dengan asumsi per-orang pecandu mengkonsumsi sebanyak 0,10 gram per hari,” pungkasnya.

Atas perbuatannya tersangka dapat dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) atau pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang ri no. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara dan denda minimal Rp.1 miliar dan maksimal Rp.10 miliar. (red/had)