Satpol PP Kota Bengkulu dan Dispar Tertibkan Pedagang Pantai, Banyak Pelanggar

Avatar Of Wared
Satpol Pp Kota Bengkulu Dan Dispar Tertibkan Pedagang Pantai, Banyak Pelanggar
Satpol PP Kota Bengkulu dan Dispar Tertibkan Pedagang Pantai, Banyak Pelanggar

Satujuang.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota bersama Dinas Pariwisata (Dispar) melakukan penertiban dan penataan sepanjang kawasan , Senin (8/2/21).

Hal ini dilakukan untuk mewujudkan Sapta Pesona yang meliputi berbagai unsur diantaranya keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, ramah tamah dan kenangan dikawasan Kota .

Satpol Pp Kota Bengkulu Dan Dispar Tertibkan Pedagang Pantai, Banyak Pelanggar

 

Penertiban dan penataan ditujukan kepada para pedagang sepanjang kawasan yang melanggar, menganggu pemandangan serta melakukan penataan terhadap perizinan untuk berdagang.

Saat melakukan penertiban, Kasatpol PP Yurizal bersama Kadispar Amrullah banyak menemukan para pedagang yang melanggar aturan.

“Ada beberapa pelanggaran terjadi, terutama dikawasan pasir putih. Banyak para pedagang yang menambah atau merubah bangunan yang sudah ada dengan menambah atap rumbia serta payung-payung, seharusnya ini tidak boleh karena akan menganggu atau menghalangi view ke arah pantai. Apabila mau merubah sebaiknya harus berkoordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata terlebih dahulu,” jelas Yurizal.

Baca Juga :  Hasil Kinerja Meningkat, Kominfosan Kota Bengkulu Berevolusi Dari Tipe C Menuju Tipe B

Pihak Satpol PP juga menertibkan para pedagang pakaian yang berjualan sepanjang kawasan pantai. “Para pedagang yang membuka lapak tanpa ada izin juga kita lakukan penertiban, kecuali mereka menempati tempat yang sudah disediakan pihak Dispar,” tambahnya.

 

Baru-baru ini masalah menjadi pusat perhatian dikawasan . Oleh karena itu, Satpol PP dan Dispar melakukan imbauan kepada para pedagang kuliner untuk tidak membuang sembarangan, karena hal ini dapat mencemari lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Jadi Calo Penerimaan Polri, ASN Pemkab Kepahiang Ditangkap

“Ya, selalu kita ingatkan untuk tidak membuang sembarangan, apa lagi mereka sudah memiliki izin dari Dispar, masa tidak bisa bertanggung jawab untuk menjaga lingkungannya. Kita juga minta Camat dan Lurah setempat untuk mengawasi setiap usaha kuliner atau malam dengan bekerjasama pihak OPD terkait untuk sama-sama menjalankan atau menegakan Perda Nomor 03 tahun 2008 tentang ketertiban umum dan Perda Nomor 02 tahun 2011 tentang kebersihan,” ujar Yurizal.

Selain permasalah tersebut, pihak Satpol PP juga akan menindak tegas oknum-oknum yang mengalih fungsikan bangunan liar atau tempat kuliner untuk menjual tuak dan .

Baca Juga :  Dukung Pembentukan OPTI, Wawali Bengkulu : OPTI Bisa Bekerja Sama Dengan PMI

“Apabila ada oknum-oknum yang mengalih fungsikan bangunan liar atau tempat kuliner untuk menjual tuak dan , tolong dicabut saja izinnya. Dan apabila ada yang tidak memiliki izin dan nekat menjual minuman tersebut, dalam waktu dekat pihak Satpol akan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk segera membongkarnya. Semua langkah ini kita lakukan untuk mewujudkan Kota religius dan bahagia,” demikian Yurizal. (MC)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News