Hukum  

Satreskrim Polres Demak Ringkus 4 Pelaku Pembunuh Bocah

Avatar Of Arief
Satreskrim Polres Demak Ringkus 4 Pelaku Pembunuh Bocah
Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono pimpin konferensi pers yang digelar di Mapolres Demak kasus pembunuhan seorang bocah.

– Satreskrim Polres , berhasil menangkap empat pelaku bocah laki-laki, yang ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan luka sayatan di bagian leher.

Berdasarkan keterangan Kapolres , AKBP Budi Adhy Buono, keempat pelaku itu MS (30), MKA (24), MRR (24)  dan MN (32) adalah warga Desa Purworejo dan Desa Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten .

Satreskrim Polres Demak Ringkus 4 Pelaku Pembunuh Bocah

“Berdasarkan laporan dari ibu korban, Satreskrim Polres bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penyidikan sehingga berhasil menangkap para pelaku,” kata AKBP Budi saat konferensi pers di Mapolres , Kamis (23/12/21).

Kapolres mengatakan, bocah yang berinisial RDW (3) tersebut, berasal dari , tepatnya Desa Karanganyar, Kecamatan Sungai Kujang, Kota yang kebetulan sedang berada di Kabupaten karena mengikuti kedua orangtuanya.

Baca Juga :  Tenaga Kontrak Asal Kota Bengkulu Ditemukan Tewas Dipinggir Jalan

Kapolres menceritakan, dua minggu sebelum kejadian, tersangka MN (32) mengajak suami istri Farid dan Titin serta kedua anaknya dari ke Kabupaten , untuk melakukan percetakan.

Selama korban dan berada di , tersangka MN dan keluarganya mengalami sakit, para pelaku menduga penyakit itu perbuatan Farid sekeluarga dengan menggunakan ilmu hitam.

“Karena mengira Farid menyebabnya,  para pelaku yang sakit hati merencanakan terhadap Farid beserta keluarganya,” ungkap Kapolres.

Baca Juga :  Pura-Pura Belanja, Seorang Wanita Terekam CCTV Tengah Mencuri

Kapolres melanjutkan, pada hari Selasa (21/12), para pelaku mendatangi rumah kontrakan Farid di Sultan Hadiwijaya, Kelurahan Mangunjiwan, Kecamatan , dan melakukan kepada Farid dan anaknya (RDW) yang sedang tidur di lantai atas.

“Para pelaku menganiaya korban menggunakan balok kayu hingga tidak sadarkan diri. Kemudian para pelaku berencana membawa istri dan anaknya kabur menggunakan mobil yang sudah disiapkan,” terangnya.

Istri korban berhasil melarikan diri, namun anaknya (RDW) berhasil di bawa kabur para pelaku menggunakan mobil ke arah Kecamatan Guntur, Kabupaten .

“Dalam perjalanan, korban RDW menangis histeris. Karena takut diketahui orang lain, pelaku MS membekap lalu membunuh korban dengan menyayat lehernya,” tutur Kapolres.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Jamin Keamanan Gelaran Piala Presiden 2022

Atas kejadian itu, pelaku di jerat dengan Pasal 340 KUHPidana Subsidair Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHPidana atau Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76C ,Undang Undang Republik Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan , dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau penjara selama – lamanya 20 tahun. (had)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News