SIM Internasional Indonesia, Ini 92 Negara yang Mengakui

Avatar Of Tim Redaksi
Tertibkan Data Kependudukan, Polri Ganti Nomor Sim Dengan Nik Sim Internasional Indonesia, Ini 92 Negara Yang Mengakui Uji Coba Baru, Sim Harus Sertakan Kepesertaan Bpjs Kesehatan
SIM

Satujuang- Surat Izin Mengemudi (SIM) Internasional diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik () berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan .

Dokumen ini memiliki validitas internasional di negara-negara yang telah mengakui Konvensi Wina 1968. Saat ini, SIM Internasional diakui oleh 92 negara yang telah meratifikasi konvensi tersebut.

Sim Internasional Indonesia, Ini 92 Negara Yang Mengakui

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas , Brigjen Pol Yusri Yunus, menyebutkan bahwa daftar negara yang mengakui SIM Internasional mencakup berbagai negara di seluruh dunia.

Baca Juga :  Masyarakat Seginim Tagih Janji Gubernur Rohidin Perbaikan Jalan

Namun, dari 99 negara yang menandatangani Konvensi Wina 1968, tujuh di antaranya belum meratifikasi perjanjiannya dengan .

Untuk mendapatkan SIM Internasional, warga dapat mengajukan permohonan secara online melalui situs resmi Korlantas dengan melampirkan foto diri terbaru dan dokumen seperti , paspor yang masih berlaku, serta SIM .

Baca Juga :  Ikut Perangi Israel, Siapa Itu Houthi dari Yaman?

Biaya untuk pembuatan SIM Internasional baru adalah Rp 250.000, sedangkan untuk perpanjangan Rp 225.000.

Dengan demikian, proses dan persyaratan pembuatan SIM Internasional telah diatur secara jelas sesuai dengan peraturan yang berlaku, memungkinkan pemegangnya untuk mengemudi di negara-negara yang mengakui perjanjian internasional terkait.(Red/kompas)