Hukum  

Soroti Penyelesaian Kasus Brigadir J, Mahfud : Presiden Jokowi Marah

Avatar Of Arief
Soroti Penyelesaian Kasus Brigadir J, Mahfud : Presiden Jokowi Marah
Menkopolhukam Mahfud MD

 – Menteri Koordinator Bidang ,  dan Keamanan () mengungkap bahwa   sempat marah terkait penyidikan kasus kematian Brigadir J.

Kemarahan , kata Mahfud, karena pengungkapan kasus yang melibatkan mantan Kadiv Propam Irjen  itu terkesan berbelit.

Soroti Penyelesaian Kasus Brigadir J, Mahfud : Presiden Jokowi Marah

Mahfud mengaku saat bertemu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, ia menanyakan reaksi  terkait kasus tersebut.

Saya tanya Pak Pram, saya mau ketemu , bagaimana Pak  arahnya, oh tegas pak, yakinlah saya. Wong ini Pak marah betul dan kenapa lama begitu, cerita Mahfud dikutip dari CNN, Kamis (18/8/22).

Baca Juga :  Simpan 2 Paket Sabu, Warga Tebeng Ditangkap Polisi

Dalam kesempatan berbeda, menteri yang dikenal sebagai ahli  Tata Negara itu bertemu .

Pada pertemuan tersebut  berujar kepada Mahfud bahwa jangan sampai kasus ini menimbulkan  negatif terhadap .

“Ada rapat lagi, saya ketemu . Diarahkan itu supaya jangan menimbulkan isu yang macam-macam, supaya cepat diselesaikan, jangan ada yang ditutup-tutupi, katanya.

 serius untuk menyoroti kasus penembakkan terhadap Brigadir J.

Saat tersangka sudah ada tiga, namun  baru mengumumkan dua nama saja, maka  memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menghadap ke dirinya.

Setelah itu  baru memanggil Mahfud dan menyampaikan bahwa dirinya percaya bahwa Listyo Sigit mampu menuntaskan kasus itu.

Baca Juga :  Terganggu Aktifitas Pabrik Pengolah Kayu, Warga Semarang Mengeluh

Sampaikan ke Kapolri bahwa saya percaya kepada Kapolri bisa menyelesaikan. Ini masalah sederhana kok, tapi jangan lama-lama segera diumumkan, ujar Mahfud menirukan ucapan .

Mahfud menerjemahkan frasa jangan lama-lama yang dilontarkan kepadanya bermakna bahwa jika  lamban menangani kasus ini, maka kepercayaan publik bakal rontok.

Mahfud pun segera mengkomunikasikan itu ke  lewat Ketua Harian Komisi Kepolisian  (Kompolnas) Benny Mamoto.

Terus tengah malam (Senin, 8 Agustus 2022), Pak Kapolri WA saya, Pak Menko, Alhamdulillah ini sudah ketemu dan terang benderang semua, sudah sesuai petunjuk , besok kami jumpa pers kami umumkan, katanya.

Baca Juga :  Gara-gara Kembang Api, 100 Orang Tewas di Irak

Mahfud mengklaim kehadiran  untuk mendorong percepatan dalam penanganan kasus tersebut membuat  seakan memiliki keberanian untuk mengumumkan tersangka selanjutnya, yakni mantan Kadiv Propam  Irjen .

Sebelumnya Mahfud mendengar bahwa di internal  terjadi tarik ulur kasus itu.

Bahkan grupnya Sambo itu konon dari daerah-daerah meskipun gak ada tugas di  datang mengawal sehingga agak lama, tandas Mahfud. (asm/danis)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News