Studi Ungkap Keberadaan Alien, Mungkin Menyamar dan Bersembunyi di Bumi?

Avatar Of Tim Redaksi
Studi Ungkap Keberadaan Alien, Mungkin Menyamar Dan Bersembunyi Di Bumi?
Ilustrasi

Satujuang- Studi terbaru dari dua pakar Harvard University dan seorang dari University of Montana mengemukakan kemungkinan alien hidup menyamar di antara manusia atau bersembunyi di Bumi.

Studi berjudul “The cryptoterrestrial hypothesis: A case for scientific openness to a concealed earthly explanation for Unidentified Anomalous Phenomena” mengusulkan bahwa alien mungkin hidup diam-diam di Bumi dan terlibat dalam fenomena UAP (Unidentified Anomalous Phenomena).

Studi Ungkap Keberadaan Alien, Mungkin Menyamar Dan Bersembunyi Di Bumi?

Para peneliti menyebut hipotesis ‘cryptoterrestrial' (CTH) sebagai fokus utama studi mereka.

Hipotesis ini mengajukan kemungkinan bahwa UAP bisa mencerminkan aktivitas dua kelompok makhluk cerdas non-manusia (NHI) yang tersembunyi di Bumi, misalnya di bawah atau di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  2 Program Unggulan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi di Blitar Resmi Diluncurkan

Mereka menjelaskan bahwa cryptoterrestrials adalah makhluk cerdas berbasis di Bumi yang tidak dapat dibedakan secara fisik dari manusia.

Studi ini diakui oleh para peneliti mungkin akan dianggap skeptis oleh sebagian besar ilmuwan.

Namun, mereka mendesak komunitas ilmiah untuk mempertimbangkan klaim mereka dengan semangat keterbukaan epistemik.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menawarkan penjelasan alternatif yang tidak konvensional terhadap penampakan UAP, dengan mengklaim bahwa mereka menemukan lebih banyak bukti yang mendukung hipotesis tersebut.

Baca Juga :  Wakapolri Pimpin Tactical Floor Game, Strategi Pengamanan KTT G20

Namun, makalah ini sendiri belum melalui proses tinjauan sejawat (peer-review).

Para peneliti mengklasifikasikan makhluk cryptoterrestrial ke dalam empat bentuk.

Pertama, cryptoterrestrials manusia yang menyamar sebagai manusia dari peradaban kuno berteknologi maju yang sebagian besar telah hancur.

Kedua, cryptoterrestrial hominid atau theropoda yang diduga berevolusi dari hominid mirip kera atau dinosaurus cerdas yang hidup secara sembunyi-sembunyi.

Ketiga, extratempestrial atau extraterrestrial cryptoterrestrial yang tiba di Bumi dari tempat lain di kosmos atau masa depan dan kemudian sengaja menyembunyikan diri.

Baca Juga :  Kuliah di UINFAS Bengkulu Aman Dari Pelecehan dan Kekerasan Perempuan

Keempat, cryptoterrestrial ajaib, yaitu entitas mirip alien yang lebih berhubungan dengan dunia magis seperti peri dan elf.

Meskipun hipotesis ini tampak aneh dan sulit diterima, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan penjelasan dalam kerangka fisika standar.

Para peneliti tetap mengajukan argumen mereka dengan harapan dapat membuka wacana ilmiah yang lebih luas mengenai fenomena UAP dan keberadaan makhluk non-manusia di Bumi.(red/cnn)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News