Hukum  

Terbukti Korupsi, Mantan Menteri Pertanian SYL Divonis 10 Tahun Penjara

Avatar Of Tim Redaksi
Jaksa Kpk: Aset Syl Tidak Sesuai Klaim 'Menteri Miskin' Terbukti Korupsi, Mantan Menteri Pertanian Syl Divonis 10 Tahun Penjara
SYL

Satujuang- Mantan Menteri , Syahrul Yasin Limpo (SYL) terbukti secara meyakinkan melakukan pemerasan di lingkungan Kementerian Republik .

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp 300 juta, yang dapat diganti dengan empat bulan kurungan, terhadap SYL.

Terbukti Korupsi, Mantan Menteri Pertanian Syl Divonis 10 Tahun Penjara

Putusan ini didasarkan pada pelanggaran Pasal 12 huruf e jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Pidana (KUHP) Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Baca Juga :  Maling Rumah Warga Padang Serai, Dua Pemuda Diringkus

Hakim menyebut bahwa SYL secara serius melanggar dengan berbelit-belit dalam memberikan keterangan selama persidangan.

Selaku pejabat publik, SYL dinilai tidak memberikan teladan yang baik dan tidak mendukung program dalam pemberantasan .

Meskipun terdapat hal-hal yang meringankan seperti usia lanjutnya, belum pernah dihukum sebelumnya, serta kontribusi positifnya dalam penanganan krisis selama pandemi , SYL tetap dianggap bersalah dan terbukti memanfaatkan jabatannya untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain.

Baca Juga :  Ungkap Kebun Ganja, Dit Narkoba Polda Bengkulu Amankan BB 250 Kg Ganja Kering dan Senpi Rakitan

SYL bersama-sama dengan eks Sekretaris Jenderal Kementerian , Kasdi Subagyono, dan eks Direktur Alat dan Mesin , Muhammad Hatta, terlibat dalam pengumpulan uang patungan dari pejabat eselon I di Kementerian .

SYL juga terbukti memerintahkan staf dan ajudannya untuk melakukan pemerasan terhadap para pejabat tersebut dengan ancaman pindahtugaskan atau di-non-job-kan.

Jumlah uang yang terkumpul selama periode jabatannya mencapai Rp 44.269.770.204 dan 30.000 dollar AS.

Baca Juga :  Diduga Ada Kejanggalan di HUT Mukomuko, Kejari : Silahkan Lapor Kami

Selain pidana penjara dan denda, SYL juga diwajibkan membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp 44.269.777.204 dan 30.000 dollar AS.

Putusan ini menegaskan bahwa praktik yang dilakukan SYL bersama rekannya adalah suatu pelanggaran yang serius, merugikan negara, dan merusak integritas jabatan publik di .(Red/kompas)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News