Terkait Dugaan Korupsi Kemensos 2015, Khofifah Dilaporkan ke KPK

Avatar Of Tim Redaksi
Ditanya Soal Langkah Politik 2024, Ini Jawaban Khofifah Indar Parawansa Terkait Dugaan Korupsi Kemensos 2015, Khofifah Dilaporkan Ke Kpk
Khofifah Indar Parawansa

Satujuang- Khofifah Indar Parawansa, mantan Menteri dan mantan Gubernur , dilaporkan ke oleh kelompok yang mengatasnamakan diri Forum Masyarakat Sipil.

Laporan tersebut terkait dugaan pada program verifikasi dan validasi di Kementerian (Kemensos) tahun 2015, yang diduga merugikan negara serta terkait proyek pengadaan tenda, Selasa (4/6/24).

Terkait Dugaan Korupsi Kemensos 2015, Khofifah Dilaporkan Ke Kpk

“Audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap kerugian sebesar Rp 98 miliar pada program verifikasi dan validasi orang miskin di Kemensos tahun 2015,” ujar Ketua Forum Masyarakat Sipil, Sutikno di Gedung , Selatan.

Baca Juga :  Rektor UINFAS Safari Ramadhan di Desa Batu Raja Benteng

Kerugian proyek yang kita laporkan itu Rp 98 miliar di kasus di Kemensos tahun 2015, program verifikasi dan validasi orang miskin.

Selain itu, Sutikno juga melaporkan dugaan pada proyek pengadaan tenda dengan kerugian sebesar Rp 7,8 miliar.

Menurutnya, kuasa penggunaan anggarannya adalah Adhy Karyono, mantan pejabat Kemensos yang kini menjabat sebagai Penjabat Gubernur .

“Ternyata pada waktu 2015 itu, selain program verifikasi dan validasi itu, ada program pengadaan tenda, dan juga diduga ada kerugian Rp 7,8 miliar,” tambahnya.

Baca Juga :  Tekan Penyebaran Covid Kodim Gresik Selenggarakan Vaksinasi Booster.

Belum ada tanggapan dari pihak Khofifah mengenai laporan tersebut. Kabag Pemberitaan , Ali Fikri, membenarkan adanya laporan ini.

“Setelah kami dicek di pengaduan masyarakat, memang betul ada laporan di bagian pengaduan masyarakat,” kata Ali dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih , Selatan.

akan menelaah laporan tersebut untuk memastikan apakah sesuai dengan syarat dari laporan masyarakat, termasuk substansinya.

Baca Juga :  Polres Batu Gelar Sholat Ied 1443H

“Prinsipnya tentu pasti dalami data, informasi, yang diterima tersebut untuk memastikan apakah sesuai dengan syarat dari laporan masyarakat termasuk substansinya juga dilakukan penelaahan lebih lanjut terkait dugaan yang dilaporkan oleh masyarakat tersebut,” terang Ali.

Laporan ini masih dalam tahap verifikasi oleh bagian pengaduan masyarakat (dumas) untuk menentukan apakah layak ditindaklanjuti ke tahap selanjutnya, seperti pengumpulan bahan keterangan hingga penyelidikan.(Red/kumparan)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News