Tim Pemprov Bengkulu Sidak Lapangan Pantau Stok Gas Elpiji 3kg

Avatar Of Arief
Sidak Gas Elpiji 3Kg
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, Fachriza, saat sidak gas elpigi 3kg

– Tim Pemerintah Provinsi (Pemprov) melakukan pemantauan lapangan ke pangkalan elpiji di .

“Kami ke pangkalan Elpiji untuk mengetahui ketersediaan elpiji 3 kg,” ujar Asisten dan Pembangunan Setda Provinsi , Fachriza, Minggu (30/10/22).

Tim Pemprov Bengkulu Sidak Lapangan Pantau Stok Gas Elpiji 3Kg

Hal ini dilakukan terkait informasi masyarakat di terkait ketersediaan elpiji 3 Kg di .

Turut juga Kepala Dinas ESDM, Kepala Dinas Perindag, Kepala Biro , unsur Satpol PP, Kominfotik dan pihak yang diwakili oleh Yunior Assistant LPG Sale Support, Dimas Setiawan.

Baca Juga :  Soroti Bullying di Kalangan Pelajar, Gubernur Rohidin : Perlu Perhatian Serius

Dan berdasarkan data dari , kata Fachriza, kuota berada pada angka 52.391 metrik ton.

“Insya Allah untuk kebutuhan Provinsi kita dua bulan lagi akan mencukupi. Karena realisasi sampai saat ini mencapai 97% dan masih ada 3 % lagi yang masih tersedia” ungkap Fachriza.

Dari keterangan pengelola Pangkalan di Kelurahan Patah, Liya, proses distribusi dari agen tidak mengalami kendala dan masih berjalan normal. Diketahui pada pangkalan di Kelurahan Patah ini mendapatkan jatah 1.500 tabung isian 3kg subsidi untuk setahun.

Baca Juga :  Majukan Literasi, Sekolah di Bengkulu Terima Bantuan dari Perpustakaan Provinsi Perpustakaan

“Hari senin akan mendapatkan pengiriman 136 tabung 3kg dari agen,” ujar Liya.

Tim Pemantauan juga menyempatkan melihat langsung mekanisme penyaluran yang dijelaskan oleh pengelola pangkalan elpiji. Yaitu mensyaratkan fotokopi Kartu bagi masyarakat yang membeli elpiji 3kg di pangkalannya dan sampai hari ini masih berjalan dengan normal.

Menurut informasi, lanjut Fachriza, terjadinya kekurangan elpiji 3 kg karena ada masyarakat yang membeli di Pangkalan lalu menjualnya kembali ke warung-warung demi meraup untung.

“Seharusnya dari Pangkalan itu langsung ke masyarakat yang berhak, namun menumpuk di warung-warung dan menjadi mahal,” ungkapnya.

Baca Juga :  RSKJ Soeprapto Bengkulu: Menyediakan Pelayanan Unggulan dan Komitmen Tingkatkan Kualitas Perawatan bagi Masyarakat

Oleh karena itu, tim Pemprov akan terus turun lapangan untuk memastikan ketersediaan elpiji 3 kg.

Diketahui sebelumnya pada hari Jumat, tanggal 28 Oktober 2022, menerbitkan surat edaran kepada Bupati/Walikota se Provinsi . Surat edaran itu berisi enam point yang pada intinya mengimbau kepada Bupati/Walikota untuk mengambil langkah-langkah terkait ketersediaan elpiji 3Kg. (red/danis/Adv)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News