TPID Kota Tegal Akan Intervensi Komoditas Sumber Inflasi

Avatar Of Wared
Tpid Kota Tegal Akan Intervensi Komoditas Sumber Inflasi
Rapat High Level Meeting (HLM) TPID Kota Tegal

Satujuang– Melihat kecenderungan barang- barang yang mempengaruhi terhadap tingginya , Tim Pengendali Daerah (TPID) Kota akan mengintervensi beberapa komoditas sumber .

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota , ada 20 item utama penyebab di Kota .

Tpid Kota Tegal Akan Intervensi Komoditas Sumber Inflasi

“Sudah diinventarisir ada 20 yang disampaikan, plus tambahan di luar itu ada bawang, , cabe pada kondisi-kondisi tententu,” ujar Penjabat (Pj.) Walikota Dadang Somantri.

Hal ini disampaikan Dadang saat memimpin rapat High Level Meeting (HLM) TPID Kota , yang berlangsung Ruang Rapat Perwakilan Bank Indonesia , Senin (13/5/24) siang.

Dikatakan, ada beberapa langkah yang memungkinkan dapat diintervensi kalau diantara 20 komoditas itu ada dan minyak.

Baca Juga :  Karnaval SCTV Meriahkan Hari Jadi Kota Tegal ke-443

“Di luar itu bawang kita dengan cara yang lain Saya kira idenya bagus misalnya kita akan mengurangi tingkat pengeluran di rumah tangga dengan menanam , memanfaatkan pekarangan rumah baik , nanti akan dibantu dari dinas,” imbuhnya.

Terkait dengan harga-harga jika terjadi loncatan yang tinggi, Pj Walikota menyebut biasanya akan melakukan subsidi dalam bentuk transport dengan support dari BI

Terkait target Kota , Dadang berharap ada diangka 2,5 % +- 1. Terpenting dikatakan Dadang, terpantau stabil.

Baca Juga :  110 Anak Yatim Kelurahan Kraton Terima Bantuan dari Baznas Kota Tegal

“Kita ada di range yang aman sekarang 3,33 persen, tetapi kita ingin turun sedikit sehingga akan stabil. Yang penting angka itu yang stabil, dan stabil yang bisa mendorong roda perekonomian bisa berjalan biasanya diantara 2,5 hingga 3 persen,” tambah Dadang.

Kata Dadang, penyumbang inflasi terbesar di bulan April 2024 adalah bawang merah. Untuk itu, Dadang berharap ada kerja sama antara daerah penghasil bawang dengan Pemkot .

“Saya harap ada kerja sama dengan Brebes, BI juga binaan juga dari petani dan memaksimalkan koperasi,” pungkas Dadang.

Marwadi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) turut membenarkan bahwa komoditas penyumbang inflasi tertinggi bulan April yakni bawang merah.

Baca Juga :  Walikota Tegal Hadiri Pisah Sambut Serah Terima Jabatan Komandan Satradar 214 Tegal

Inflasi Kota month to month (mtm) pada April 2024 tercatat 0,23% dan sebesar 3,33 % year on year (yoy).

“Komoditas utama penyumbang Inflasi diantaranya bawang merah, perhiasan, angkutan antar kota, ras dan jeruk,” papar Mawardi.

Hadir dalam HLM, Sekretaris Daerah Kota , Agus Dwi Sulistyantono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia , Mawardi, Danlanal , Letkol Laut (P) Adi Surono, Perwakilan Forkopimda, OPD Terkait, , BPS. (Hera)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News