Hukum  

Wow, Bimtek Yayasan Madani Untuk Pejabat Desa Ini Biayanya 7 Juta Perorang

Avatar Of Wared
Wow, Bimtek Yayasan Madani Untuk Pejabat Desa Ini Biayanya 7 Juta Perorang
Bimtek Yang Dilaksanakan Oleh Pihak Yayasan Madani di Grage Hotel Kota Bengkulu

Satujuang- Yayasan Madani saat ini sedang melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelolah Keuangan Desa se-Rejang (RL), di Grage Hotel kota .

Bimtek yang diikuti oleh hampir seluruh Kepala Desa (Kades) se-Rejang ini disebutkan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tata kelola keuangan di lingkup aparatur desa.

Wow, Bimtek Yayasan Madani Untuk Pejabat Desa Ini Biayanya 7 Juta Perorang

Direktur Yayasan Madani, Andi Wijaya mengatakan, kegiatan Bimtek ini akan berlangsung selama tiga hari terhitung dari tanggal 22 Mei hingga 25 Mei.

“Bimtek ini 4 hari 3 malam, dari tanggal 22 sampai 25 Mei tujuannya yaitu agar para Kades maupun perangkat desa nantinya dapat melakukan tata kelola keuangan yang baik,” terang Andi ketika diwawancarai satujuang, Kamis (23/5/24).

Baca Juga :  Gara-gara Kembang Api, 100 Orang Tewas di Irak

Setiap peserta dikenakan biaya sebesar Rp 7 juta rupiah untuk mengikuti Bimtek ini dan setiap desa mengirimkan 1 hingga 4 orang peserta untuk mengikuti Bimtek.

Andi menuturkan, kegiatan ini tidak melibatkan Daerah dalam pelaksanaanya, mereka menggelar Bimtek secara mandiri. Bimtek pun sudah direncanakan bersama para kepala desa pada tahun 2023 lalu.

Terkait berapa desa di Kabupaten Rejang yang ikut dalam Bimtek ini, Andi mengatakan tidak mengetahui secara pasti namun ada ratusan dari total 122 keseluruhan desa yang ada di RL.

“Sekitar 120an orang (peserta,red), kalau desanya saya lupa. Tapi kan desanya ada sekitar 122 desa, ini yang ikut sekitar 80an desa lah, karena ada yang 1 ada yang 2. Kegiatan Bimtek ini berbentuk , diskusi dan dialog,” ungkap Andi.

Baca Juga :  Diduga Korupsi BPNT, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

Besaran biaya yang ditanggung per peserta yang mengikuti Bimtek ini pun menjadi sorotan pihak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pekat Kota , Ishak Burmansyah.

Dalam pernyataannya, Ishak yang akrab dipanggil Burandam ini menilai nominal Rp7 juta terlalu besar untuk biaya Bimtek selama 4 hari 3 malam tersebut, angka tersebut belum ditambah dengan ongkos para peserta.

Selain itu ia juga mempertanyakan mata apa yang dipakai oleh para Kepala Desa untuk mencairkan yang mereka pakai untuk membayar biaya Bimtek tersebut.

Baca Juga :  Seludupkan Ribuan Benih Lobster, 3 Orang Diamankan Polres Kaur

“Ini jadi perhatian kami, karena setiap desa bahkan ada yang mengirimkan lebih dari 2 orang. Kalau dikalikan Rp7 juta, sudah berapa juta yang berkurang. Selain itu, Yayasan Madani kalau kita hitung dengan 120an peserta yang ada, total jadinya Rp840 juta. Ini angka yang fantastis, apa saja sih kegiatannya sampai sedemikian besar dana yang dibutuhkan??,” tegas Burandam. (Red)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News