Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Resmikan TPS 3R dan Bersinergi dengan Berbagai Pihak

Avatar Of Qisti Nadifa
Atasi Masalah Sampah, Pemprov Dki Resmikan Tps 3R Dan Bersinergi Dengan Berbagai Pihak
Pemprov DKI Resmikan TPS 3R

Satujuang- Pemprov DKI berkomitmen dalam pengurangan dari sumber di lingkungan masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan dengan TPS 3R.

Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono menjelaskan, pembangunan Tempat Pengolahan (TPS) 3R (Reuse, Reduce, Recycle) sejalan dengan imbauan Kementerian Lingkungan Hidup RI untuk mengelola dari sumber.

Atasi Masalah Sampah, Pemprov Dki Resmikan Tps 3R Dan Bersinergi Dengan Berbagai Pihak

“Itu merupakan komitmen Pemprov DKI mengurangi sejak dini dan awal di lingkungan. Saya minta ke Wali Kota untuk minta satu saja TPS 3R yang dikelola oleh masyarakat,” ungkap Heru, Jumat (26/1/2024).

Heru berharap, dengan dibangun TPS 3R, pengolahan bisa dilakukan mulai dari kecamatan. Untuk itu, ke depan Pemprov DKI akan berupaya menambah fasilitas ini.

Baca Juga :  Forkompincam Candisari Gelar Rakor Lintas Sektoral

“Sehingga bisa memilah sampahnya, mencacah, dan hasilnya adalah seperti di RDF Bantargebang, dan dibeli oleh offtaker yang sementara waktu ini seperti pabrik semen. Dan itu Alhamdulillah bisa sedikit demi sedikit mengurangi kita di ,”ujar Heru.

Ia menambahkan, TPS 3R yang baru saja diresmikan agar dirawat dengan baik oleh semua pihak.

“Tolong disampaikan juga ke teman-teman, itu bagian dari mendukung kegiatan lingkungan hidup kabupaten/kota sekitar DKI secara bersama-sama, untuk bisa memilah di tempat masing-masing,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Asep Kuswanto menuturkan, perlu dilakukan upaya lebih untuk mengatasi penumpukan agar meminimalkan dampak buruk yang bisa terjadi.

Baca Juga :  Atas Inisiatif Wabup Sidoarjo Bayi Kelainan Anus Dirujuk ke RS dr. Soetomo

“Hal ini menjadi isu terutama bagi daerah perkotaan, dikarenakan keterbatasan lahan untuk tempat pembuangan . Jika tidak dikelola dengan baik, penumpukan dapat menimbulkan masalah seperti pencemaran air, , berkembangnya bibit penyakit, bahkan ,” kata Asep.

DLHK Provinsi DKI Jakarta juga terus mengotimalisasi pengurangan dari sumber. Salah satunya melalui aktivasi Gerakan Jakarta Sadar yang merupakan implementasi Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Lingkup Rukun Warga.

Untuk menunjang aktivasi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta membangun tujuh unit TPS 3R pada 2023. Dua di antaranya diresmikan hari ini, yaitu TPS 3R Ciracas dan TPS 3R Rawasari.

Baca Juga :  Deklarasi Pembentukan Papera, Don: Organisasi Sayap Dari Partai Gerindra

TPS 3R dilengkapi sistem pengolahan dengan kapasitas olah 25-50 ton /hari dan menghasilkan Refused Derived Fuel (RDF)/Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) yang nantinya akan disupply ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Indocement selaku offtaker.

Direktur Pengurangan Direktorat Pengurangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Vinda Damayanti Ansjar menuturkan, pengelolaan tidak bisa dilakukan dari hasil sampahnya saja, melainkan juga dari sumber.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2008, pengelolaan dilakukan mulai dari pengurangan hingga penanganan. (Qiss/Infopublik)

 

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News