Balaskan Dendam Warga, Hamas Malah Dikecam Presiden Palestina

Avatar Of Yusnita
Balaskan Dendam Warga, Hamas Malah Dikecam Presiden Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas

Satujuang– Hamas malah dikecam Mahmoud Abbas usai menyerang pada 7 Oktober yang memicu peperangan di Jalur Gaza.

Dalam percakapan telepon dengan Venezuela Nicolas Maduro, Abbas menegaskan bahwa aksi Hamas tidak mewakili rakyat .

“Hanya kebijakan, program, dan keputusan Organisasi Pembebasan (PLO) yang sah dan satu-satunya yang mewakili rakyat ,” ujar Abbas dalam telepon dikutip dari kantor berita resmi , WAFA, Minggu (15/10/23).

Baca Juga :  Jadi Calon Tunggal, Menantu Bupati Nahkodai KNPI Karimun

Abbas juga menyerukan penghentian serangan yang mengancam korban sipil dan mendesak Hamas untuk membebaskan tawanan yang disandera dari .

Serangan Hamas tersebut telah memicu gempuran balasan dari , dengan total korban mencapai 4.138 orang dan ribuan lainnya terluka.

“Warga di Gaza saat ini menghadapi ancaman kehabisan pasokan medis, air, listrik, dan bahan bakar akibat blokade ,” imbuhnya.

Baca Juga :  Hadiri Upacara Pembukaan, Wabup Mura Apresiasi KMD 2021

Ia menolak rencana pengusiran warga dari Gaza dan menyebutnya sebagai “bencana kedua bagi rakyat ”.

Dalam pembicaraan telepon dengan AS Joe Biden, Abbas menekankan perlunya penerapan solusi dua negara berdasarkan resolusi internasional untuk mencapai perdamaian dan keamanan di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Serangan Rudal dari Rusia, Korban Tewas di Ukraina Bertambah

“Saya meminta untuk membuka koridor kemanusiaan di Gaza dan menyediakan bahan-bahan dasar, pasokan medis, air, listrik, dan bahan bakar kepada warga di sana,” ungkap Abbas.

Abbas juga meminta dukungan untuk mengakhiri serangan pemukim dan serangan ekstremis terhadap Masjid Al-Aqsa.

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News