Fenomena Tuyul, Mengapa Mereka Tidak Berani Mencuri di Bank?

Avatar Of Yusnita
Fenomena Tuyul, Mengapa Mereka Tidak Berani Mencuri Di Bank?
ilustrasi

Satujuang- Dalam alam mistis , Tuyul dikenal sebagai makhluk halus yang tak kenal lelah dalam mencuri uang, barang berharga, dan surat-surat.

Namun, mengapa Tuyul hanya memilih sasaran dari rumah ke rumah? Mengapa tidak mencoba mencuri ke bank yang penuh dengan kekayaan?

Dilansir dari CNBC, beberapa teori mistis mencoba menjawab pertanyaan ini. Ada yang berpendapat bahwa Tuyul takut dengan logam, karena uang di bank disimpan di brankas yang terbuat dari logam.

Ada juga yang berbicara tentang “penjaga” makhluk halus lain di bank yang membuat Tuyul merasa gentar.

Sejarah Muncul Fenomena Tuyul

Namun, di balik misteri ini, ada akar sains yang mungkin menjelaskan fenomena Tuyul. Kita harus melangkah ke tahun 1870, ketika Belanda menerapkan kebijakan liberalisasi , menggantikan sistem tanam paksa.

Meskipun awalnya diharapkan membawa kesejahteraan, kenyataannya justru menciptakan kesenjangan yang memperburuk kondisi masyarakat.

Para petani kecil di Jawa, yang kehilangan hak atas lahan , terjerumus dalam kemiskinan. Sementara itu, pedagang dari kalangan pribumi dan Tionghoa tiba-tiba menjadi kaya raya.

Kekayaan yang cepat ini menimbulkan keheranan di kalangan petani yang tengah merana. Mereka tidak dapat melihat usaha keras dari orang kaya baru itu, dan kecurigaan pun muncul.

Para petani hidup dalam sistem subsisten, bertani hanya untuk kebutuhan sendiri. Kekayaan dipandang sebagai hasil dari proses yang terbuka, namun, petani tidak melihat proses tersebut pada orang kaya baru.

Timbul rasa iri dan kecemburuan karena tidak dapat membuktikan asal usul kekayaan orang tersebut.

Dalam pandangan mistik, para petani menuduh bahwa kekayaan tersebut berasal dari kerjasama dengan makhluk supranatural, termasuk Tuyul.

Orang kaya baru dianggap menggunakan cara haram untuk memperoleh kekayaan, dan Tuyul menjadi bagian dari ini.

Tuduhan tanpa dasar membuat orang kaya berubah dalam perilaku transaksi mereka. Mereka mulai membeli barang yang tidak mencolok, seperti atau barang mewah, untuk menghindari tuduhan menggunakan cara haram.

Pembelian atau rumah pun menjadi risiko, karena dapat mendatangkan tuduhan memelihara setan atau Tuyul.

Kisah mistis Tuyul menjadi semakin terkenal di masyarakat , menggambarkan jejak kekayaan dan dampak kolonialisme.

Imajinasi dan tuduhan terhadap Tuyul terus hidup dalam masyarakat agraris , menciptakan cerita yang menarik sekaligus mencerminkan sejarah yang kompleks.

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *