Hukum  

FPR Menduga Ada Tumpang Tindih Item Pekerjaan Kota Tua Bengkulu

Avatar Of Wared
Fpr Menduga Ada Tumpang Tindih Item Pekerjaan Kota Tua Bengkulu
Bangunan penataan tepi sungai Kota Tua Kota Bengkulu yang diduga ada tumpang tindih pekerjaan | Foto : Rajawali.today

– Front Pembela Rakyat () yang di nahkodai Rustam Ependi menduga item Pekerjaan Penataan Tepi Sungai Kawasan Kota Tua tumpang tindih item pekerjaan.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang () , tahun 2020 dengan pagu dana senilai Rp 6 milliar.

Pekerjaan yang dibiayai dari APBD TA 2020 itu dikerjakan oleh PT ALDIKARYA dengan nilai kontrak Rp 5.8 milliar.

Kita menduga adanya indikasi tumpang tindih item pekerjaan pada proyek tersebut, karena pada saat hampir bersamaan di lokasi tersebut ada juga pekerjaan pihak Balai Cipta Karya ,” ungkap Rustam, Senin (3/1/22).

Dia menjelaskan, dugaan yang dia maksud yaitu pada item timbunan dan galian .

Karena hasil investigasi pada saat itu, kontraktor dari Balai Cipta Karya yang melakukan penimbunan dan melaksanakan pekerjaan finishing proyek tersebut.

Wajarkan kalau kita menduga ada item pekerjaan tumpang tindih,” ujarnya

Ketua yang aktif melaksanakan aksi Demo di Gedung dan Kejaksaan Agung ini mengatakan, pada prinsipnya pihaknya sangat mendukung program wali .

“Namun sebagai Lembaga, kita akan mengkritisi bilamana dalam pelaksanaan pekerjaan yang berpotensi merugikan masyarakat apalagi keuangan negara,” ungkapnya.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas , yang menangani proyek tersebut ketika di konfirmasi melalui pesan whastApp miliknya, enggan memberikan jawaban.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada hak jawab yang bisa diberikan. (oy*)

Sumber : Rajawali.today

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *