Inovasi Satpol PP Blitar, Gempur Rokok Ilegal melalui Seni dan Ulama

Avatar Of Tim Redaksi
Inovasi Satpol Pp Blitar, Gempur Rokok Ilegal Melalui Seni Dan Ulama
Sosialisasi dari Dinas Satpol-PP dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar

Satujuang– Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten terus berinovasi khususnya dalam upaya menggempur .

Salah satunya Dinas Satpol-PP dan Dinas Pemadam yang menggelar melalui seni dan ulama setempat.

Inovasi Satpol Pp Blitar, Gempur Rokok Ilegal Melalui Seni Dan Ulama

“Kami menggabungkan seni dengan ini, merangkul kalangan ulama terkemuka untuk menggelar sholawatan dan pengajian,” ujar Plt Kepala Satpol PP, Wahyudi di Alun-Alun Kanigoro, Jumat (15/9/23).

Kegiatan ini merupakan terobosan inovasi dari Sat Pol PP Kabupaten dan didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau tahun 2023 untuk memberantas peredaran .

Baca Juga :  Berhasil Tekan Inflasi, Bupati Blitar Kembali Raih TPID Award

Ribuan peserta, termasuk pedagang , diberikan pengetahuan tentang sanksi dan larangan terkait cukai oleh narasumber dari Satpol PP Kabupaten , Bea Cukai , dan Kejaksaan Negeri .

“Kehadiran ulama kondang dalam ini memiliki dampak positif yang besar. Kami berharap ini akan membantu mengurangi peredaran di Kabupaten ,” imbuh Wahyudi.

Baca Juga :  Wali Kota Kukuhkan Pengurus KONI Kota Batu 2022-2026

Wahyudi juga mengimbau peserta untuk memperhatikan informasi dengan seksama, sambil mengajak mereka untuk berpartisipasi dalam upaya menggempur peredaran .

Bupati , Rini Syarifah, mendukung penuh kegiatan ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk beralih ke legal yang memiliki pita cukai.

“Hal ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran barang kena cukai ilegal,” ujar Rini menambahkan.

ini sendiri sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 215/PMK.07/2021, yang memungkinkan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.

Baca Juga :  Kabid Tata Ruang: Tahun 2023 PUPR Kabupaten Blitar Ajukan RDTR Tiga Kecamatan  

Yang mana untuk mendanai program peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan lingkungan industri, pembinaan lingkungan , dan peningkatan layanan .

“Ini adalah komitmen bersama untuk memberantas peredaran dan mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkas Rini.(Adv/NT/Herlina)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News