Jabatan Staff Diduga Istri Kalaksa BPBD Provinsi Bengkulu Dipertanyakan

Avatar Of Wared
Jabatan Staff Diduga Istri Kalaksa Bpbd Provinsi Bengkulu Dipertanyakan
Surat tugas Kalaksa BPBD Provinsi kepada Laili Haswini

Satujuang- Jabatan sebagai staff yang disematkan kepada diduga istri Kalaksa BPBD Provinsi , dalam acara pelatihan dari BNPB dipertanyakan.

Berdasarkan surat tugas Nomor: B.400.3.5.3/53/BPBD/2023 yang ditandatangani oleh Kalaksa BPBD Jaduliwan SE MM, Laili Haswini dengan jabatan staff ditugaskan untuk menghadiri acara yang digelar di hotel Mercure pada tanggal 13-21 September 2023.

Jabatan Staff Diduga Istri Kalaksa Bpbd Provinsi Bengkulu Dipertanyakan

Tentunya ini menjadi pertanyaan publik, apa status kepegawaian Laili Haswini sehingga bisa ditugaskan sebagai staff untuk menghadiri acara tersebut.

Satujuang sudah mencoba meminta penjelasan dari Kalaksa BPBD soal dibagian mana Laili Haswini bekerja di kantor yang dipimpinnya tersebut. Namun, tak ada jawaban.

Jabatan Staff Diduga Istri Kalaksa Bpbd Provinsi Bengkulu Dipertanyakan
Surat Tugas Kalaksa Bpbd Provinsi Kepada Laili Haswini

Nama tersebut sama persis dengan nama istri Kalaksa. Selain itu awak media ini juga mendapatkan foto Istrinya yang hadir dalam acara tersebut serta absen kegiatan.

Baca Juga :  Menyayat Hati, Potret Nyata Fasilitas Pendidikan Kabupaten Mukomuko

Begitupun dengan Sekretaris BPBD, juga tidak memberikan tanggapan saat ditanyai siapa sebenarnya sosok Laili Haswini ini. Berstatus kah atau honorer di BPBD Provinsi .

Narasumber lain mengatakan, bahwa hingga saat ini tidak ada maupun Honorer bernama Laili Haswini di BPBD Provinsi .

Dilain pihak, Assisten KASN Pengawasan Bidang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Wilayah 1, Sumardi SE CA M.Si ketika dimintai tanggapan, juga mempertanyakan dasar apa yang digunakan Kalaksa menerbitkan surat tugas Laili Haswini sebagai staff.

“Jika bukan tidak boleh dimasukkan dalam daftar staff seperti , dilarang jelas, atas dasar apa dia masukkan sebagai staff,” papar Sumardi melalui sambungan telepon, pada Rabu (20/9/23).

Baca Juga :  Simpan Ganja, Pria BS Ditangkap Polisi

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada sedikitpun penjelasan dari Kalaksa BPBD.

Sikap Kalaksa kali ini sama seperti ketika BPBD dipertanyakan soal dugaan penyalahgunaan kendaraan kantor untuk kepentingan oleh salah satu pegawainya beberapa waktu lalu.

Dimana salah satu Kepala Bidang di BPBD diduga memanfaatkan kendaraan dinas untuk menyokong penyewaan alat musik milik Kepala Bidang tersebut.

Kala itu, juga terungkap kendaraan dinas yang diduga disalahgunakan tersebut ternyata sudah nunggak selama bertahun-tahun.

Bahkan hingga kini salah satu kendaraan tersebut yang ternyata merupakan dari BNPB masih nunggak .

Baca Juga :  Terkait Pemberitaan SD 15 Penarik, Ketua DPRD Mukomuko Beri Respon Cepat

Juga sempat juga muncul foto diduga kapal amfibi milik BPBD, yang lagi-lagi merupakan dari BNPB, digunakan untuk kegiatan prewedding Kalaksa.

Saat ini, satujuang masih menunggu tanggapan Gubernur , . Bagaimana sikap yang akan diambil Gubernur, atas rentetan permasalahan yang terjadi di tubuh BPBD Provinsi ini.

Tentunya Gubernur harus mengambil keputusan yang tepat, karena selain menjaga kondusifitas gejolak jelang 2024.

Juga karena BPBD merupakan salah satu badan yang sangat penting, karena terkait dengan kebencanaan yang fokus pada keselamatan hajat hidup masyarakat banyak.(Red)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News