Ketua Komisi IV Menyayangkan Terjadinya Dugaan Polemik Pemilihan Dekan di UNIB

Avatar Of Wared
Dprd Provinsi Bengkulu Janji Dukung Penuh Kegiatan Kbn Menyayangkan Terjadinya Dugaan Polemik Pemilihan Dekan
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi

Satujuang- Ketua Komisi IV , sangat menyayangkan terjadinya dugaan polemik pemilihan dekan Fakultas Universitas () baru-baru ini.

“Polemik pemilihan Dekan Fakultas itu ini tidak terpikir. Sebelumya pemilihan sudah digelar, na kalau alasan pemilihan dekan Fakultas kemaren cacat tidak memenuhi calon minimal 3 orang yang sangat kita sesalkan, sayangkan kenapa bisa digelar pemilihan,” tanya Edwar.

Ketua Komisi Iv Menyayangkan Terjadinya Dugaan Polemik Pemilihan Dekan Di Unib

Lebih jauh, Edwar mengungkapkan, apabila hal ini dipertontonkan (polemik) maka kedepan akan menurunkan kredibilitas itu sendiri.

Baca Juga :  Dewan Provinsi Sumardi Mendadak Sidak ke Bengkulu Selatan dan Kaur

“Mereka ini kan orang intelektual bukan orang bodoh ngerti aturan kalu ini di pamerkan ke permukaan ini akan mempermalukan . Apa yang di pertontonkan polemik ini akan menurunkan kredibilitas itu seharusnya mereka memberikan contoh yang baik,” tegas Edwar

Baca Juga :  Suharto Bawa Rombongan FSPPP-SPSI Temui Langsung Komisi 9 DPR RI dan Kemnaker
Menyayangkan Terjadinya Dugaan Polemik Pemilihan Dekan
Fakultas Universitas

Sebelumnya diketahui, telah melakukan pemilihan dekan Fakultas pada 9 Oktober lalu dan dimenangkan oleh Dr.Yamani.

Kemenangan itu diduga dibatalkan berdasarkan surat pengumuman dari website yang membuka penerimaan calon dekan Fakultas kembali per tanggal 18 November lalu.

Sebelumnya, nama Dr.Yamani pada pemilihan 9 Oktober lalu menjadi calon tunggal sebagai Dekan Fakultas dengan mengumpulkan 10 suara dari total anggota senat sebanyak 17 orang yang ikut melakukan pemilihan.

Baca Juga :  Terkait PPPK, Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Akan Temui Kemenpan RB

Sementara itu, Rektor Universitas Retno Agustina Eka Putri belum memberikan tanggapan apapun. (Adv)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News