Hukum  

Melawan Saat Akan Ditangkap, Spesialis Begal Diberikan Hadiah Timah Panas

Avatar Of Wared
Melawan Saat Akan Ditangkap, Spesialis Begal Diberikan Hadiah Timah Panas
Pelaku dibawa ke RS usai dilumpuhkan

Satujuang.com – Lantaran melukai petugas dengan sebilah pisau saat akan diamankan petugas, Ka (36) DPO yang kerap beraksi dijalan lintas - terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas.

“Ka ini terpaksa kita lakukan tindakan tegas dan terukur karena menyerang petugas yang akan mengamankannya,” terang Kapolres Rejang , AKBP Puji Prayitno, SIK MH.

Melawan Saat Akan Ditangkap, Spesialis Begal Diberikan Hadiah Timah Panas

Menurut Kapolres, Ka menyerang petugas menggunakan sebilah pisau, akibatnya salah satu anggota kepolisian dari Polsek PUT terkena sabetan pisau pada tangan sebelah kanan yang menyebabkan jaket yang ia kenakan sobek dan juga mengenai kanan. Melihat ada anggota yang terkena senjata tajam pelaku, kemudian petugas memberian peringatan peringatan sebanyak 4 kali.

Baca Juga :  Pendaftaran Panwascam Mukomuko Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Namun tembakan peringatan tersebut tak diindahkan oleh pelaku, hingga akhirnya petugas melumpuhkan pelaku dengan.

“pasca kejadian, kemudian pelaku kita bawa ke RSUD untuk mendapat pertolongan medis yang maksimal, namun nyawa pelaku tak bisa diselamatkan,” tambah Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, pelaku sendiri diamakan pada Selasa (16/2) sore sekitar pukul 17.15 WIB di di rumahnya di Desa Apur Kecamatan Sindang Beliti Ulu setelah sebelumnya petugas mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di rumahnya.

Baca Juga :  Gunawan Soleh : Dibayarkan Kemana Puluhan Millyar Pajak PT PDU ?

Ka sendiri merupakan spesialis yang kerap beraksi di Lintas -. Perbuatannya yang sudah berulang kali tersebut sudah sangat meresahkan warga terutama pengguna lintas -.

“Pelaku ini sudah sangat meresahkan warga, karena sudah berulang kali melakukan aksi Curas di lintas -. Setelah dinyatakan meninggal dunia, kemudian jenazah korban langsung diserahkan kerumah duka dan Pada Rabu (17/2) kemarin dilakukan proses pemakaman di TPU desa setempat.

Baca Juga :  Bejat, Paman Cabuli Keponakan Umur 10 Tahun

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikitpun kepada para pelaku kejahatan di Kabupaten Rejang . Bahkan menurut Kapolres pihaknya tidak akan segar memberikan tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan di wilayah Polres Rejang .

“Saya kembali tegaskan, kami dari pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang kepada pelaku kejahatan yang menganggu keamanan dan ketenteraman masyarakat Rejang ,” tegas Kapolres. (rls)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News