Hukum  

MOU Bebas Parkir Alfamart Pembohongan Publik?

Avatar Of Wared
Mou Bebas Parkir Alfamart Pembohongan Publik?
Postingan Akun Facebook Bengkulu Info, Masyarakat Pertanyakan Kebenaran Parkir Gratis Gerai Alfamart di Kota Bengkulu

Satujuang- Kembali munculnya para juru parkir (jukir) di gerai-gerai Alfamart di Kota beberapa hari ini melahirkan kebingungan ditengah masyarakat kota .

“Kecek (katanya) kemaren parkir gratis, namun masyarakat masih menemukan jukir di beberapo (beberapa) Alfamart di Kota , cakmano ko Sanak Bi?,” tulis akun Facebook Info, Kamis (6/6/24) kemarin.

Mou Bebas Parkir Alfamart Pembohongan Publik?

Status akun Facebook ini pun dikomentari oleh salah seorang netizen yang turut mempertanyakan kebenaran informasi bebas parkir yang sempat ramai diberitakan beberapa waktu lalu.

“Min, ndak nanyo (mau nanya). Tukang parkir Alfamart itu sudah dihapuskan atau belum min? Tadi mb (saya) ke Alfamart pariwisata (simpang 4 arah ke pantai pasir putih) masih ada tukang parkir berkeliaran,” tulis akun yang minta identitasnya disembunyikan.

Munculnya kembali para jukir di gerai-gerai Alfamart ini secara tidak langsung telah mengangkangi yang telah ditandatangani oleh Pemerintah Kota (Pemkot) bersama manajemen Alfamart beberapa waktu lalu.

tersebut bahkan dituding sebagai pembohongan publik. Padahal, pihak sebagai penegak hukum di Kota ikut hadir menyaksikan bahkan turut menandatangani itu.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Bongkar Lokasi Pembuatan Pil Ekstasi di Bengkulu

Seperti diketahui, bea parkir yang selama ini ada di outlet-outlet Alfamart wilayah Kota , terhitung hari ini Rabu (22/5) lalu dinyatakan gratis berdasarkan yang ditandatangani pihak Pemkot dengan Alfamart disalah satu hotel yang ada di Kota Bengkulu.

Saat itu bahkan sempat ada pernyataan yang menyebut apabila masih ditemukan adanya juru parkir di Alfamart, maka akan bisa dikenakan Pasal 368 KUHP tentang tindak pidana pungli.

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Deddy Nata, dan Wakapolresta Bengkulu sekaligus Ketua Tim Saber Pungli Kota Bengkulu AKBP Max Mariners.

“Untuk kasus pungli ini kita juga mengacu pada Perda, apabila tidak sesuai dasar hukum maka kita tidak segan untuk menindak. Untuk ancaman hukumannya bisa lebih dari 5 tahun,” ungkap Max Mariners dengan sangat meyakinkan dalam press release saat itu.

Baca Juga :  Oknum Polisi Mengamuk Acungkan Pistol

PJ Arif saat itu menyampaikan, penandatanganan tersebut berisikan bahwa Pemkot Bengkulu dan Alfamart telah melakukan kesepakatan bersama, terkait potensi dan retribusi pada gerai Alfamart yang ada di wilayah Kota Bengkulu.

“Hari ini kita adakan kesepakatan bahwa pihak Pemkot tidak pernah menarik retribusi Alfamart kita hanya menarik parkir Alfamart,” kata Pj Arif .

Sementara, Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya, Solihin mengatakan bahwa selama Alfamart berdiri mereka sama sekali tidak pernah mengutip adanya biaya parkir atas konsumen.

Komitmen tersebut akan terus mereka lakukan, apalagi dengan telah adanya antara pihaknya dan Pemkot Bengkulu hari ini.

“Untuk parkir gratis ini akan diterapkan sampai dengan seterusnya,” kata Solihin.

Ditempat yang sama, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Deddy Nata menyatakan bahwa pada dasarnya mereka mendukung kebijakan yang telah dilakukan oleh Pemkot Bengkulu terkait hari ini.

Baca Juga :  Pelaku Perampasan Mobil Diancam 5 Tahun Penjara

“Tadi point pentingnya bahwa tidak ada pungutan parkir di area atau halaman Alfamart. Masalah nanti itu adalah urusan dari Alfamart ke Pemkot Bengkulu, kami mendukung kebijakan dan kesepakatan ini semua pihak harus memahami jangan sampai nanti ada hal yang bersifat kegaduhan,” kata Deddy.

Disepakati dalam tersebut, Pemkot tidak melakukan pemungutan retribusi parkir di area atau halaman parkir gerai Alfamart di Kota Bengkulu yang bukan berada di bahu .

pada gerai Alfamart di Kota Bengkulu terdiri dari parkir, reklame dan bumi bangunan berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 1 Tahun 2024 tentang Daerah dan Retribusi Daerah.

Anehnya lagi, pihak Alfamart menyatakan tidak pernah melakukan pemungutan biaya parkir pada halaman gerai Alfamart di Kota Bengkulu, dan tidak pernah menunjuk pihak ketiga untuk hal tersebut. (Red)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News