Pelayanan Lamban, BKD Kaur Tuai Kritikan Banyak Pihak

Avatar Of Yusnita
Pelayanan Lamban, Bkd Kaur Tuai Kritikan Banyak Pihak
BKD Kaur

Satujuang- Periode tutup buku penghujung tahun 2024, bukannya mendapat pujian, justru BKD tuai kritikan tajam dari berbagai pihak.

Di bawah kepemimpinan John Harimol, Badan Keuangan Daerah (BKD) dinilai sangat lamban dalam pelayanan penerbitan Surat Perintah Pembayaran Daerah (SP2D).

“Layanan di loket SP2D judes dan tidak memadai sebagai pelayan publik,” ujar anggota LSM Seraway, Asisman, Jumat (22/12/23).

Pengurusan SP2D dan bukti pembayaran, termasuk dan honor desa, dilaporkan memakan waktu hingga 3 hari.

Bagian perbendaharaan BKD mengaku bahwa keterlambatan disebabkan oleh volume pengajuan yang tinggi.

“Proses pengajuan dari tingkat kelurahan hingga kabupaten sangat ramai, dan harus menunggu SP2D selama 3 hari,” imbuh Asisman.

Ia juga menyoroti perlunya kepala dinas BKD Keuangan untuk memantau pekerjaan bawahannya dengan lebih cermat, memastikan kinerja dari kabid hingga staf pengeluaran SP2D.(NT/tas)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *