Penyesalan Seorang Eks Napiter “TOLAK PAHAM RADIKALISME DAN TERORISME”

Avatar Of Wared
Penyesalan Seorang Eks Napiter &Quot;Tolak Paham Radikalisme Dan Terorisme&Quot;

Satujuang.com -Humaedi Alias Hamzah Bin Abdul Latif mantan Narapidana (Napiter) menyatakan diri bahwa dirinya sangat menyesal dengan kesalahan dimasa lalunya.

Warga Desa IV Suku Menanti Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Provinsi ini telah bebas murni berdasarkan surat keputusan Kemenkum dan HAM RI dari lapas kelas IIA pada Tahun 2020 lalu.

Saat ini Hamzah beraktifitas sehari – hari sebagai Petani dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah bersama dengan keluarganya.

Baca Juga :  Istri Potong Kelamin Suami Pakai Pisau Dapur
Penyesalan Seorang Eks Napiter &Quot;Tolak Paham Radikalisme Dan Terorisme&Quot;
Silaturahmi Polda Ke Kediaman Humaedi Alias Hamzah Bin Abdul Latif Mantan Narapidana

Sudah menyesuaikan diri dimasyarakat, melakukan komunukasi maupun bersilaturahmi dengan warga di desa IV suka menanti, serta aktif melaksanakan ibadah di Mushola.

Hamzah menyatakan sikap untuk membenahi apa yang salah pada dirinya.

Mengajak seluruh Eks Napiter untuk membenahi apa yang salah dalam pemahaman di masa lalunya tentang beberapa perkara dalam ajaran Islam.

Mari benahi apa yang salah dari pemahaman selama ini dan tolak keras segala bentuk paham radikalisme yang mengarah pada aksi teror yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI, ujarnya.

Baca Juga :  HMPS-PAI UIN FAS Bengkulu Gelar Diskusi Publik

“Jelas yang salah bukan Agama tapi salah dirinya dalam memahami sesuatu,” tegasnya.

Dirinya mengajak masyarakat untuk menolak paham radikalisme maupun terorisme.

Ia minta masyarakat harus berhati-hati dengan paham radikalisme maupun paham Terorisme yang dapat memecah belah NKRI.

Mendukung membantu tugas dan dalam meminimalisir terjadinya penyeberan Paham radikalisme maupun terorisme di Wilayah Provinsi dan menjaga Situasi Kambtibmas yang aman damai dan kondusif.

Sekali lagi saya sampaikan, mari jaga ketertiban, keamanan, kenyaman yang ada di negara kita ini, ujarnya.

Baca Juga :  Polri Himbau Agar Waspada Terhadap Pembajakan Kartu Kredit di Toko Online

Taklupa dirinya mengajak masyarakat dan pemuda di Wilayah Rejang , Wilayah Provinsi pada umumnya untuk mendukung dalam menerapkan Protokol pada Pandemi .

Menjaga keamanan dan ketentraman serta mengajak masyarakat dan Pemuda di Provinsi untuk menolak Paham Radikalisme serta terorisme yang dapat merusak NKRI. (red)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *