Program Rehab BPJS, Solusi Cicilan Iuran Kesehatan Tertunggak

Avatar Of Yusnita
Fasilitas Persalinan Gratis Dari Bpjs Kesehatan, Ini Syarat Dan Prosedur Program Rehab Bpjs, Solusi Cicilan Iuran Kesehatan Tertunggak
BPJS Kesehatan

Satujuang- BPJS menegaskan bahwa peserta yang telat atau tidak rutin membayar iuran BPJS akan menghadapi penghentian sementara status kepesertaannya.

Bagi peserta yang ingin mengaktifkan kembali status kepesertaannya, mereka harus melunasi seluruh tunggakan iuran.

BPJS menyediakan program cicilan yang disebut Rencana Pembayaran Iuran Bertahap (Rehab) sebagai solusi untuk mencicil iuran BPJS yang tertunggak.

Peserta yang ingin mengikuti Program Rehab Iuran BPJS harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Krisis Kemanusiaan di Gaza, Korban Tewas Capai 21.320 Orang

Mereka dapat mendaftar melalui Mobile JKN atau BPJS Care Center 165. Pendaftaran dapat dilakukan hingga tanggal 28 bulan berjalan, kecuali bulan Februari yang pendaftarannya berakhir pada tanggal 27.

Maksimal periode pembayaran bertahap adalah 12 tahapan. Status kepesertaan akan kembali aktif setelah seluruh tunggakan dan iuran bulanannya dibayarkan sesuai dengan kesepakatan cicilan.

Baca Juga :  Frontage Road Sidoarjo Aloha-Gedangan Segera Tuntas

Proses pendaftaran program Rehab BPJS dilakukan melalui Mobile JKN. Peserta harus mendownload dan membuka tersebut, lalu memilih opsi “Rencana Pembayaran Bertahap”.

Setelah itu, mereka akan diberikan informasi mengenai program Rehab, total tunggakan, serta syarat dan ketentuan.

Peserta dapat memilih simulasi tagihan yang sesuai, kemudian melakukan persetujuan terhadap syarat dan ketentuan program Rehab.

Setelah pendaftaran berhasil, peserta hanya perlu membayar cicilan sesuai dengan ketentuan yang telah dipilih.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Tinjau Langsung Wilayah Banjir

Program Rehab BPJS memudahkan peserta JKN-KIS untuk menjaga keaktifan kepesertaan mereka dan mendapatkan jaminan yang layak.

BPJS menekankan pentingnya untuk tidak menunggak pembayaran BPJS agar kepesertaan dapat tetap aktif.(NT/idntimes)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News